Beranda Bali News Tingkatkan PAD, Wacana Gubernur Kenakan 10 Dolar AS per Wisman Peroleh Dukungan

Tingkatkan PAD, Wacana Gubernur Kenakan 10 Dolar AS per Wisman Peroleh Dukungan

ist

DIMINATI – GWK di Kuta Selatan merupakan salah satu objek wisata di Bali yang diminati wisatawan domestik maupun mancanegara sebelum pandemi covid-19.

 

DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –
Wacana yang dilontarkan Gubernur Bali Wayan Koster untuk mengenakan 10 dolar dari tiap wisatawan yang berkunjung ke Bali mendapat dukungan dari kalangan pelaku pariwisata. Salah satunya datang dari Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Wilayah Bali, Dr. I Putu Anom, SE, M.Par., Minggu (26/7) kemarin.
Dia mengatakan inisiatif untuk meningkatkan PAD Provinsi Bali bisa mengimplementasikan rencana pengenaan sumbangan sukarela kepada  wisman yang berkunjung ke Bali. “Ini untuk dana pelestarian lingkungan dan dana untuk pelestarian budaya Bali,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pungutan sukarela ini belum bisa terealisasi karena adanya pro dan kontra antarpemangku kepentingan khususnya di sektor pariwisata. “Pemerintah perlu membuat regulasi sebagai payung hukum untuk mengaturnya supaya pemungutan sukarela untuk wisman tersebut legal,” tegasnya lagi.
Hal senada dikemukakan salah satu warga, Nengah Putra. Warga Denpasar ini mendukung kebijakan Gubernur untuk mengenakan 10 dolar dari tiap wisman yang berkunjung ke Bali. “Dengan begitu, Bali akan menikmati benefit dari kehadiran wisman di Bali,” tegas karyawan swasta ini.
Dipaparkan Anom, dalam kondisi pandemi covid-19 Pemprov tentu juga perlu berupaya  menggenjot PAD. Pemprov Bali tentu perlu terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan PAD. Menurutnya, PAD yang bersumber dari kendaraan bermotor sudah mentok karena Bali dengan keterbatasan infrastrukur jalan raya. Kondisi ini tidak bisa dipaksakan dengan memperbanyak jumlah kendaraan yang tentunya akan memperparah kemacetan lalu lintas.
Editor Wes Arimbawa
Baca Juga  Dua Truk Mogok, Polsek Kerambitan Lakukan Pengaturan Lalin