Beranda Denpasar News Wali Kota Jaya Negara Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Kreneng

Wali Kota Jaya Negara Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Kreneng

0
Hosting Indonesia

hmden

PANTAU HARGA – Walikota GN Jaya Negara memantau harga bahan pokok di Pasar Kreneng, Jumat (8/4/2022).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memantau harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Kreneng, Jumat (8/4).
Kehadiran Jaya Negara dalam pemantauan ini didampingi Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Ni Nyoman Sri Utari, Kadis Kominfo dan Statistik Ida Bagus Alit Adhi Merta, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, I Dewa Gede Rai, serta Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Sewaka Dharma Ida Bagus Kompyang Wiranata.

Jaya Negara mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pedagang Pasar Kreneng bahwa harga kebutuhan pokok masih stabil. Memang ada kendala dengan stok minyak goreng curah dan harganya mengalami sedikit kenaikan. Sebenarnya menurut Jaya Negara, stok minyak goreng curah di distributor yang ada di Pelabuhan Benoa masih mencukupi, namun karena adanya Peraturan Menteri Perdagangan, yakni diminta agar Disperindag mengeluarkan surat rekomendasi kepada sub distributor sehingga harus ada birokrasi dilakukan. “Langkah ini telah disiapkan, serta per hari ini akan kembali dilakukan pendistribusian kepada sub distributor serta agen-agen minyak goreng curah, sehingga kita harapkan pasokan minyak goreng curah ke para pedagang bisa kembali normal,” kata Jaya Negara.

Lebih lanjut Jaya Negara menyatakan, pemantauan ini dilakukan dalam upaya untuk mengetahui dan menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok di samping itu juga menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo dalam rapat paripurna bersama kementerian, terkait dengan kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Ditambahkan, jumlah stok minyak goreng curah di tingkat distributor yakni 24.701 ton, dengan hitungan stok tersebut mencukupi kebutuhan dalam enam bulan kedepan. “Kami berharap dengan kondisi stok minyak curah ini tidak menjadi kendala kebutuhan masyarakat. Setiap minggu dua kali Disperindag Kota Denpasar rutin melakukan pemantauan harga di pasar tradisional dan dilaporkan kepada Bank Indonesia. Langkah ini untuk menjaga tingkat inflasi yang terjadi di Kota Denpasar,” ujarnya.

Sementara Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari mengatakan, dalam pendistribusian minyak goreng curah sesuai dengan instruksi Menteri Perindustrian No. 8 Tahun 2022 , bahwa pelaku usaha di saat pembelian di tingkat distributor wajib membawa surat rekomendasi dari Disperindag Denpasar. Dalam fakta integritas ini disebutkan bahwa sub distributor wajib menjual minyak curah sesuai harga eceran tertinggi (HET), tidak boleh diekspor dan dikhususkan kepada UKM/IKM. “Hari ini kami tanda tangani pakta integritas dan kami keluarkan rekomendasi sebagai pengantar untuk mengambil minyak curah di distibutor,” ujarnya.

Dijelaskan pula, kebutuhan minyak curah di Denpasar terpenuhi dan berjalan lancar, serta dalam bulan puasa ini bahan pokok terpenuhi kebutuhan masyarakat. Sementara hasil monitoring ketersediaan stok minyak goreng curah di tingkat distributor yakni 24.701 ton, sedangkan untuk jumlah minyak goreng kemasan di tingkat subdistributor yakni 215.229 liter. Sementara untuk harga minyak goreng curah di tingkat distributor Rp 14.000/liter, Rp 15.500/kg, dan dari hasil pemantauan di beberapa pasar tradisional harga rata-rata minyak goreng kemasan Rp 25.000/liter

“Hari ini kami turun lengkap bersama satgas pangan termasuk TPID ingin melihat langsung stabilitas harga, pendistribusian dan kebutuhan bapok kepada masyarakat,” ujarnya. (wes/hmden)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaPemkot Denpasar Kerja Sama dengan Kongres Advokat Indonesia Lakukan Vaksinasi Masal
Artikel berikutnyaNy. Sagung Antari Jaya Negara Tekankan Keluarga Sebagai Wahana Pendidikan Karakter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here