bvn/hmden
PURA SWAGINA – Walikota Denpasar IGN Jaya Negara melaksanakan persembahyangan serangkaian pujawali di Pura Swagina Taman Sari, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Minggu (12/5).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Walikota Denpasar IGN Jaya Negara melaksanakan bhakti serangkaian pujawali di Pura Swagina Taman Sari, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Minggu (12/5). Diiringi suara gamelan dan kidung, rangkaian pujawali berlangsung khidmat yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Bajing, Griya Tegal Jingga Sumerta.
Turut hadir anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, Camat Denpasar Utara I Wayan Yuswara, Perbekel Dangin Puri Kangin I Wayan Sulatra, Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, serta tokoh masyarakat setempat.
Walikota IGN Jaya Negara mengatakan, dengan dilaksanakannya pujawali ini, pangempon dan warga selalu dianugerahi keselamatan serta kerahayuan dari Ida Shang Hyang Widhi Wasa. “Dalam pelaksanaan pujawali di Pura Taman Sari di Desa Dangin Puri Kangin ini, kita memohon kerahayuan, tuntunan dari Ida Shang Hyang Widhi Wasa dalam menjalankan swadarma kita masing-masing,” pungkas Jaya Negara.
Ketua Pangempon Pura Swagina Taman Sari I Nyoman Mudastera mengatakan, piodalan ini rutin dilaksanakan setiap tahun yang jatuh pada Purnama Jiyestha dan pujawali ini dilksanakan selama lima hari yang dimulai dari tanggal 12 hingga 17 Mei 2025 mendatang.
Lebih lanjut dikatakannya, serangkaian pujawali ini dilaksanakan juga lomba penjor, lomba ngelawar, dan lomba gebogan yang diikuti oleh tujuh banjar pengempon yakni Br. Kreneng, Br. Kreneng Kaja, Br. Mertanadi, Br. Kertha Bhuwana, Br. Kertha Bhuwana Kaja, Br. Merta Rauh, dan Br. Merta Rauh Kaja dengan memperebutkan juara 1, 2, dan 3 di masing-masing kategori. Dilanjutkan pada 17 Mei dilaksanakan metatah masal yang digelar oleh Desa Dangin Puri Kangin, ujarnya.
“Tentu kami berharap dengan pelaksanaan pujawali ini ke depannya dapat meningkatkan srada bhakti serta mempererat tali persaudaraan antar umat terlebih Pura Swagina Taman Sari ini merupakan milik masyarakat. Dengan begitu, tak hanya dari pengempon, melainkan kantor maupun sekolah-sekolah yang berada di sekitar Pura Swagina Taman Sari diharapkan bisa ikut serta dalam setiap rangkaian upacaranya,” pungkas Nyoman Mudastera. (wes/hmden)







































