Beranda Budaya Walikota Jaya Negara “Ngayah Nyolahang” Topeng Sidakarya dan Tanda Tangani Prasasti di...

Walikota Jaya Negara “Ngayah Nyolahang” Topeng Sidakarya dan Tanda Tangani Prasasti di Pura Batur Sari, Renon

0
Hosting Indonesia

bvn/hmden

SIDAKARYA – Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara ngayah mesolah Topeng Keras dan Topeng Sidakarya sekaligus menandatangani prasasti saat Karya Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih, Pedudusan Alit dan Caru Wrespatikalpa di Pura Batur Sari, Banjar Pande, Desa Adat Renon, Rahina Buda Kliwon Gumbreg, Rabu (4/5).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara kembali ngayah mesolah Topeng Keras dan Topeng Sidakarya saat Puncak Karya Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih, Pedudusan Alit dan Caru Wrespatikalpa di Pura Batur Sari, Banjar Pande, Desa Adat Renon, pada Buda Kliwon Gumbreg, Rabu (4/5).

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara Ngayah Topeng bersama sejumlah seniman topeng Kota Denpasar di antaranya Putu Adi Sujana atau lebih dikenal dengan nama “Tuyik”. Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara sekaligus juga menandatangani prasasti karya. Hadir dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Provinsi Bali, Ketut Suwandhi, anggota DPRD Kota Denpasar yakni Wayan Sugiarta dan Ketut Budiarta serta undangan lainnya.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan, pelaksanaan upacara Dewa Yadnya di Desa Adat Renon ini menjadi momen bagi masyarakat untuk meningkatkan sradha bakthi kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. “Pelaksanaan Dewa Yadnya ini sebagai sarana menggali nilai spiritual seluruh umat untuk menciptakan keharmonisan antara umat manusia dengan alam beserta isinya. Semoga upacara Dewa Yadnya ini dapat memberi energi positif guna menetralisir hal-hal negatif, melihat berbagai macam dinamika kehidupan yang terjadi dewasa ini demi terciptanya harmonisasi sesuai ajaran Tri Hita Karana,” ujar Jaya Negara.

Sementara Prawartaka Karya, Ketut Murdana saat ditemui menjelaskan, Karya Nubung Pedagingan, Ngenteg Linggih, Pedudusan Alit dan Caru Wrespatikalpa di Pura Batur Sari, Banjar Pande, Desa Adat Renon ini diawali pada 1 April 2022 dengan Matur Piuning, dilanjutkan pada 13 April 2022 Melaspas Tetaring Uparenga Karya.

“Pada 25 April 2022 Nunas Tirta Pakuluh di Pura Kahyangan Tiga dan Pura Kahyangan Jagat di Desa Adat Renon, dilanjutkan pada 27 April 2022 dengan neteg beras serta ngingsah, dilanjutkan pada 29 April 2022 mepepada wewalungan sarana cecaruan dilanjutkan pada 30 April 2022 Nyumput Sari di Pura Ulundanu Batur, Songan, Kintamani dimana asal – usul dari Ida Sesuhunan Pura Batur Sari. Puncak Karya pada Rahina Buda Kliwon Gumbreg, Rabu, 4 Maret 2022 ini digelar Wali Topeng Sidakarya yang nyolahin Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Wayang Lemah, Rejang Dewa dan Baris Punia. Karya dipuput oleh Ida Sinuhun Sire Mpu Grya Taman Bali Bangli dan Ida Sire Mpu Nabe Grya Tonja,” kata Murdana.

“Rasa terima kasih kami haturkan kepada Pemerintah Kota Denpasar, Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dan pihak lainnya sehingga upacara Dewa Yadnya yang kami laksanakan ini berjalan dengan lancar. Semoga dapat memberi kebaikan bagi krama dan masyarakat kami,” katanya. (wes/hmden)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaAntisipasi DBD dan Cikungunya, Kelurahan Padangsambian Gelar Fogging Kolaborasi dengan Diskes Denpasar
Artikel berikutnyaKesenian Drama Gong Penyalonarangan Duta Kota Denpasar Siap Unjuk Kreativitas di PKB XLIV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here