bvn/gung
Vila lokasi WNA Belanda tewas dianiaya pelaku.
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Kasus penganiayaan berat yang menewaskan seorang warga negara asing (WNA) di salah satu vila di Banjar Anyar Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Senin (23 Maret 2026) sekitar pukul 22.50 wita, dengan korban berinisial RP (49), laki-laki asal Belanda.
Terkait identitas dan keberadaan korban di lingkungan setempat, diketahui tidak pernah melapor atau terdata di pihak banjar maupun desa setempat. Hal ini disampaikan Kelian Adat Banjar Anyar Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Made Sudita.
Kondisi tidak adanya laporan dari pemilik vila maupun pihak terkait membuat aparat adat kesulitan melakukan pemantauan awal. “Biasanya tamu yang menginap itu dilaporkan oleh pemiliknya, tapi ini tidak ada laporan sama sekali ke banjar,” ujarnya, saat dikonfirmasi Rabu (25/3/2026) di Banjar Anyar Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.
Dirinya meyebutkan, apabila ada laporan dari warga atau pemilik tempat tinggal, pecalang (petugas keamanan adat) akan segera turun ke lokasi untuk memastikan situasi serta menentukan wilayah kejadian sebelum dilanjutkan ke pihak berwajib. “Kalau ada laporan, pecalang pasti datang. Dari situ ditentukan wilayahnya, lalu dilaporkan ke pihak berwajib agar segera ditangani sesuai prosedur,” terangnya.
Namun dalam kasus ini, mekanisme tersebut tidak berjalan karena tidak adanya laporan awal. Dirinya menjelaskan, kejadian seperti ini sangat jarang terjadi di wilayahnya.
Menurut Sudita, jika terdapat warga atau pendatang yang meninggal secara wajar, pihak banjar biasanya langsung turun tangan membantu proses penanganan, termasuk upacara adat yang biayanya ditanggung oleh pemilik atau pengelola tempat.
“Kalau meninggal secara wajar, biasanya langsung kami tangani karena itu wilayah kami. Tapi kejadian seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya,” ucapnya.
Hingga saat ini, kasus penganiayaan menewaskan WNA tersebut masih dalam penanganan pihak berwajib untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut. (bvn4)








































