bvn/hmden
POSYANDU PARIPURNA – Ketua TP PKK Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara membuka Posyandu Paripurna sekaligus Posyandu 6 SPM di Kecamatan Denpasar Timur yang digelar di dua lokasi, Kamis (19/2).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Komitmen memperkuat layanan kesehatan berbasis keluarga terus diwujudkan TP PKK Kota Denpasar melalui pembukaan Posyandu Paripurna sekaligus Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kecamatan Denpasar Timur. Kegiatan yang berlangsung Kamis (19/2) ini digelar di dua lokasi, yakni di Wantilan Pura Desa, Desa Adat Penatih Puri, Kelurahan Penatih dan Banjar Ketapian Kaja, Kelurahan Sumerta.
Posyandu Paripurna turut mengintegrasikan Posyandu 6 SPM sebagai inovasi transformasi Pos Pelayanan Terpadu yang mengakomodir enam bidang pelayanan dasar, meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial. Integrasi lintas sektor ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat secara terkoordinasi dan berkesinambungan.
Dalam arahannya di Wantilan Pura Desa, Desa Adat Penatih Puri, Kelurahan Penatih, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menegaskan, Posyandu kini tidak lagi terbatas pada pelayanan bayi dan balita, namun telah berkembang menjadi ruang pelayanan terpadu yang menjangkau seluruh siklus hidup masyarakat.
Pihaknya juga mendorong para kader Posyandu dan kader PKK untuk semakin responsif dalam menerima laporan warga, mulai dari kebutuhan alat kesehatan, hingga persoalan lingkungan dan ketertiban. Seluruh temuan tersebut diharapkan dapat segera dikoordinasikan dengan perangkat kelurahan/desa agar cepat ditindaklanjuti ssebagai bagian dari cakupan layanan Posyandu 6 SPM.
“Posyandu hari ini menjadi wadah sinergi berbagai program. Saya berpesan kepada bapak dan ibu, mari manfaatkan Posyandu ini sebaik-baiknya. Selain sebagai layanan kesehatan, Posyandu juga menjadi ruang kebersamaan untuk saling berbagi dan menguatkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ny. Sagung Antari Jaya Negara juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah, memanfaatkan bank sampah, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui program kulkul PKK. Diharapkan, setelah pelaksanaan, Posyandu Paripurna dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan minimal satu kali dalam sebulan di masing-masing banjar.
Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat meninjau pelaksanaan di Banjar Ketapian Kaja, Kelurahan Sumerta, berharap kebutuhan gizi ibu hamil, balita, serta lansia dapat terpenuhi secara optimal melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT). “PMT bagi balita, ibu hamil, dan warga lansia merupakan salah satu ikhtiar meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Ini dirangkaikan dengan Posyandu Paripurna agar pelayanan kesehatan bisa dirasakan lebih luas,” ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Denpasar I Wayan Budha menjelaskan, pelaksanaan Posyandu kali ini melibatkan sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar sebagai bentuk sinergitas program Posyandu 6 SPM, sejalan dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. (gie/hmden)








































