bvn/gung
TANAH BERAPI – Petugas dari kepolisian turun ke lapangan untuk mengecek tanah berapi yang sempat viral.
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Menindaklanjuti informasi yang sempat viral di masyarakat terkait adanya tanah yang disebut-sebut mengeluarkan api di kawasan Jalan Badak Agung Utara, Kota Denpasar, Bhabinkamtibmas Desa Sumerta Kelod turun langsung melakukan sambang dan klarifikasi ke lokasi, Senin (30/3/2026).
Petugas mendatangi lokasi di Jalan Badak Agung Utara No. 10 guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.
Dari hasil pengecekan dan wawancara, Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Ketut Tomiyasa menyampaikan, di lokasi, salah satu pekerja, Komang Artana (44) menyebutkan, bahwa kejadian tersebut bermula saat proses penggalian tanah untuk pembuatan got. Sebelum digali, area tersebut diketahui banyak terdapat semut. Untuk mengatasinya, pekerja kemudian menyiramkan pertalite dan membakarnya.
“Setelah dibakar, tanah kemudian digali, dan oleh para pekerja dijadikan candaan seolah-olah tanah tersebut mengeluarkan api,” jelasnya, Senin (30/3/2026) dalam keterangan tertulisnya di Denpasar.
Dirinya menyampaikan, dari keterangan para pekerja lainnya juga ditegaskan bahwa tidak ada fenomena alam atau kejadian aneh seperti yang beredar. Api yang muncul murni berasal dari bahan bakar yang disiramkan sebelumnya, bukan dari dalam tanah.
“Dengan adanya klarifikasi tersebut, dapat dipastikan bahwa informasi viral mengenai tanah yang mengeluarkan api tidak benar dan hanya merupakan candaan pekerja di lokasi proyek,” paparnya.
Ia mengimbau, agar masyarakat tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. “Diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi, khususnya yang berpotensi menimbulkan keresahan,” tutupnya. (bvn4)







































