Beranda Another Region News Dengarkan Penjelasan Gubernur Terhadap Dua Raperda, DPRD Provinsi Bali Gelar Rapat Paripurna...

Dengarkan Penjelasan Gubernur Terhadap Dua Raperda, DPRD Provinsi Bali Gelar Rapat Paripurna Ke-31

bvn/r

DOKUMEN PENJELASAN – Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya menerima dokumen penjelasan terhadap dua raperda dari Gubernur Wayan Koster pada rapat paripurna ke-31, Senin (6/4/2026).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

DPRD Provinsi Bali, Senin (6/4/2026) menggelar rapat paripurna ke-31 masa persidangan II tahun sidang 2025-2026 di ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Bali. Rapat paripurna tersebut mengagendakan penjelasan Gubernur terhadap dua raperda yakni Raperda tentang Tata Kelola Usaha Pariwisata Bali Berkualitas dan Raperda tentang Perubahan Atas Perda No.1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya didampingi Wakilnya Komang Nova Sewi Putra serta mayoritas anggota DPRD Bali. Dari pihak eksekutif hadir Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Sekda Dewa Made Indra bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Bali, serta undangan lainnya.

Setelah membuka rapat paripurna, Dewa Made Mahayadnya langsung memberikan kesempatan kepada Gubernur untuk memberikan penjelasan terhadap dua raperda di atas. Gubernur pun langsung ke podium memberikan penjelasan.

Gubernur mengawali dari jumlah kedatangan wisatawan domestik dan internasional 2025 dan 2026. Kedatangan wisatawan domestik pada 3 bulan pertama (Januari, Februari dan Maret) 2025 mencapai 930.838, sementara tiga bulan pertama tahun 2026 mencapai 968.313. “Ada kenaikan pada tiga bulan pertama tahun 2026,” ujarnya.

Sementara kedatangan wisatawan mancanegara pada tiga bulan pertama 2025 mencapai 1.605.784 dan tiga bulan pertama 2026 mencapai 1.645.169. Angkanya juga mengalami peningkatan.

Gubernur juga memaparkan kontribusi pariwisata Bali tahun 2025. Jumlah wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 7,05 juta orang (nasional 15,39 juta orang). Angka ini
lebih tinggi dari tahun 2024 (6,3 juta orang).

Baca Juga  Presiden dan Ibu Iriana Bagikan Bantuan untuk Pedagang dan Masyarakat

Jumlah kontribusi wisman Bali terhadap total wisman ke Indonesia lebih tinggi dari tahun 2024 mencapai 45,3%. Devisa pariwisata Bali Rp 167 triliun. Kontribusi pariwisata Bali terhadap total devisa pariwisata Indonesia Rp 312 triliun. “Kontribusi pariwisata terhadap pertumbuhan perekonomian Bali (sangat tinggi),” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan permasalahan dan tantangan Bali ke depan. Pertama terkait alih fungsi lahan sawah terus meningkat, sampah semakin banyak, kerusakan ekosistem lingkungan, ancaman ketersediaan air bersih, dan kemacetan semakin tinggi serta tejadinya kesenjangan ekonomi wilayah Sarbagita dan luar Sarbagita.

Kedua, kapasitas infrastruktur dan transportasi publik jauh dari memadai, kesempatan berusaha masyarakat lokal Bali semakin berkurang, praktik pembelian aset dengan memakai nama masyarakat lokal Bali semakin tinggi, kasus narkoba, prostitusi, dan keamanan semakin meningkat, dan munculnya komunitas orang asing yang eksklusif.

Ketiga, penodaan tempat-tempat suci semakin meningkat, serta rusaknya pakem dan keorisinilan budaya Bali.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Gubernur, Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya meminta Wakil Ketua Komang Nova Sewi Putra untuk mengumumkan tugas pembahasan kedua raperda tersebut dan rapat paripurna pun selesai. (sar)