ist
PARIPURNA – Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi Wakilnya Wayan Suyasa memimpin rapat paripurna untuk meneta[pkan fraksi dan alat kelengkapan Dewan, Senin kemarin.
MANGUPURA (BALIVIRAL NEWS) –
Setelah dilantik pada 5 Agustus lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Badung, menggelar sidang paripurna, Senin (12/8) kemarin. Sidang ini mengagendakan penetapan anggota fraksi dan alat kelengkapan dewan (AKD).
Rapat yang dipimpin oleh Pimpinan Dewan Sementara I Putu Parwata (ketua) dan I Wayan Suyasa (Wakil Ketua) membacakan nama-nama anggota fraksi untuk setiap komisi. Bila periode 2014-2019 jumlah fraksi ada 4, namun untuk periode 2019-2024 atau lima tahun ke depan hanya ada tiga fraksi dari 5 parpol yang lolos DPRD Badung. Seperti, Fraksi PDIP (38 orang), Fraksi Golkar (8 orang terdiri dari 7 Golkar dan 1 Nasdem) dan Fraksi Badung GeDe (4 orang terdiri dari 4 Demokrat dan 2 Gerindra).
“Kami berharap anggota fraksi dan alat kelengkapan dewan yang terbentuk dapat segera terbentuk sehingga bisa segera bekerja,” ungkapnya.
Rapat paripurna sendiri, kemarin diawali dengan penetapan fraksi. Pertama PDIP sebagai fraksi terbesar menyodorkan struktur kepengurusan fraksi paling gemuk. Selaku Penasehat bercokol nama I Nyoman Giri Prasta dan Putu Parwata, Ketua Fraksi I Gusti Anom Gumanti. Ketua Fraksi ini didampingi lima Wakil Ketua Fraksi, masing-masing I Nyoman Satria, Nyoman Dirgayusa, Putu Alit Yandinata, IB Sunartha dan Wayan Regep. Kemudian untuk Sekretaris fraksi dijabat Made Ponda Wirawan dan Wakil Sekretaris Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi. Untuk posisi Bendahara dipercayakan kepada I Made Sumerta dan Wakil Bendahara IGN Sudiarsa. Sementara untuk keanggotaan fraksi terdiri dari 11 orang dari total 28 kader PDIP di DPRD Badung.
Kemudian fraksi kedua yang terbentuk adalah Fraksi Golkar. Fraksi ini terdiri dari dua parpol yaitu Golkar (7 orang) dan Nasdem (1 orang). Komposisi kepengurusan selaku Penasehat I Wayan Suyasa, Ketua fraksi IGN Shaskara, Wakil Ketua Nyoman Karyana, Sekretaris AAN Agus Nadi Putra, Bendahara Ni Ketut Sueni. Sedangkan anggotanya meliputi Nyoman Suka, Ni Luh Gede Mediastuti dan I Gede Suardika (Nasdem).
Terakhir fraksi ketiga atau yang paling minoritas terbentuk adalah Fraksi Badung GeDe. Fraksi gabungan Demokrat dan Gerindra ini terdiri 4 anggota dengan masing-masing dua anggotanya. Yang menarik, pengurus fraksi ini merangkap sebagai anggota.
Pembentukan dan struktur kepengurusan ketiga fraksi ini pun langsung disetujui dan disahkan oleh pimpinan dewan. Dalam rapat yang diikuti seluruh anggota juga menetapkan Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Banmus), Badan Legislasi (Banleg) dan Badan Kehormatan (BK) DPRD Badung yang diisi oleh I Wayan Regep sebagai Ketua Komisi I, Komisi II, I Gusti Anom Gumanti, Komisi III Putu Alit Yandinata, Komisi IV, Made Sumerta. Untuk Ketua BK dipercayakan kepada Nyoman Dirga Yusa dan Ketua Banleg I Nyoman Satria.
“Pembentukan AKD ini sudah berlangsung secara demokratis dan sudah disetujui oleh semua anggota dewan. Selain itu juga sudah disahkan lewat rapat paripurna intern, jadi AKD dan fraksi ini sudah resmi terbentuk,” pungkasnya.
Edited by N. Suardani









































