Beranda Another Region News Manifest Kapal Karam tak Jelas, Kadishub Nyatakan bisa Jadi Pelajaran Berharga

Manifest Kapal Karam tak Jelas, Kadishub Nyatakan bisa Jadi Pelajaran Berharga

ist

Kadishub IWG Samsi Gunarta

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Penyeberangan pendek seperti Gilimanuk-Ketapang memberikan kerumitan yang sangat tinggi. Penyeberangan pendek ibaratnya seperti jembatan atau ferry. Dengan sistem ferry ini, orang terbiasa berlalu lintas sehingga manifest atau nama-nama penumpang menjadi tidak jelas.

Hal itu diungkapkan Kadis Perhubungan Bali Wayan Gede Samsi Gunarta di sela-sela acara Ngopi Bareng yang digelar Sekda Dewa Made Indra dengan sejumlah wartawan, Selasa (30/6). “Misalnya, seseorang mau ke seberang, naik saja ke kapal secara langsung sehingga tidak tercatat,” ujarnya.

Sebelumnya wartawan mengonfirmasi bahwa jumlah penumpang KMP Yunicee sebelumnya direlis sekitar 40-an orang, sementara data korban meninggal dan yang sudah ditemukan sudah lebih dari 40 orang. Bagaimana meskanisme pencatatan penumpang di sebuah kapal motor penumpang (KMP).

Penumpang yang tak muncul di data manifest ini, ujar Kadis Samsi Gunarta, sudah biasa bolak-balik. “Kadang-kadang hanya bilang pak izin ikut. Walau begitu, ini akan kami lihat lagi,” katanya.

Menurut Kadishub, masyarakat harus disadarkan bahwa membeli tiket, menyeberang dengan resmi, itu menjamin mereka untuk mendapatkan insurance yang memadai. Proses ini, katanya, harus selalu ditegakkan. Yang mendapatkan lisense untuk naik kapal adalah orang yang memang resmi untuk melakukan kegiatan aktivitas transportasi.

“Jadi kita harus dorong itu. Perilaku seperti itu, jelas akan ada masalah. Kita bukan berarti menutup mata soal itu, cuma situasinya adalah kalau masih ada yang sembunyi-sembunyi sulit juga dan kejar-kejaran terus. Tapi ini harus menjadi pelajaran berharga bagi kita. Kalau mau nyeberang ya harus resmi supaya jelas,” katanya.

Dengan adanya musibah kapal karam ini, Kadis Perhubungan memastikan pasokan kebutuhan ke Bali tetap lancar. “Masih banyak ada armada yang siap dioperasikan,” tegasnya.

Baca Juga  Razia Prokes di Padangsambian Kedepankan Langkah Persuasif dan Bagikan Nasi Bungkus

Editor N. Sarmawa