bvn/hmden
POSYANDU TERINTEGRASI – Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, dr. Maria Endang Sumiwi, Wagub Cok. Ace dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat peresmian Posyandu Terintegrasi di Banjar Tegeh Sari, Desa Tonja, Sabtu (19/11/2022).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
PT Astra Internasional (Astra) menggelar Festival Kesehatan Astra. Walau begitu, secara keseluruhan Astra konsisten berkontribusi pada 4 pilar yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kewirausahaan. Hal tersebut diungkapkan Head of Human Capital Development Astra Aloysius Budi Santoso saat peresmian Posyandu Terintegrasi serangkaian HUT ke-65 Astra di Banjar Tegeh Sari, Desa Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Sabtu (19/11/2022).
Hadir pada acara tersebut Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, dr. Maria Endang Sumiwi, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok. Ace) dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa. Hadir juga Kadis Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom.
Menurutnya, sejak 2011, Astra menginisiasi kegiatan atau program untuk Indonesia Sehat yang merupakan kontribusi sosial dalam bidang kesehatan untuk seluruh masyarakat Indonesia. “Program kesehatan Astra menyasar seluruh siklus hidup manusia, sebelum lahir hingga lansia,” tegasnya.
Khusus untuk Posyandu Terintegrasi, katanya, akan menyasar anak-anak, remaja, dan lansia. Program ini juga mencakup intervensi gizi serta program kesehatan lingkungan terintegrasi. Saat ini di seluruh Indonesia sudah ada 3.426 posyandu dengan 11.608 kader posyandu, 213 kader remaja. Program kesehatan juga digelar di 22 pesantren dengan penerima manfaat 3.800 santri di 35 desa di 11 kabupaten di Indonesia.
Kaitan dengan covid, tegasnya, pihak Astra juga menggelontor dana hingga Rp 207,4 miliar. Selain itu, Astra juga menggelar vaksinasi gotong royong yang menyasar karyawan serta masyarakat luas.
Rangkaian HUT Astra, ungkapnya, peresmian posyandu terintegrasi di Banjar Tegeh Sari Desa Tonja yang akan menjadi ujung tombak fasilitas kesehatan berbasis masyarakat. Selain pengobatan klinis juga ada unsur pemberdayaannya. Pihaknya juga menggelar program kesehatan cuci tangan dengan sabun diikuti 650 peserta, lomba masak makanan sehat dan gerakan donor darah. Dia berharap Astra tetap bisa terus berkolaborasi demi Indonesia yang lebih sehat, tangguh dan kreatif.
Sementara itu, Wagub Bali Cok. Ace mengucapkan terima kasih kepada Astra yang telah membuat program Festival Kesehatan Astra secara offline. Masyarakat sehat dan produktif sangat dibutuhkan dalam tiap siklus kehidupan. Untuk memaksimalkan layanan, pembangunan pelayanan kesehatan tak hanya dilakukan oleh unsur kesehatan tetapi juga sinergi dengan pihak swasta.
Menurutnya, banjar merupakan tempat berkumpul masyarakat dan menggelar pertemuan-pertemuan. Karena itu, pencanangan posyandu di banjar dinilai sangat tepat. Posyandu ini tak hanya melayani pengobatan tetapi memberi manfaat sangat baik bagi masyarakat dalam menggerakkan pembangunan kesehatan.
Walau begitu, dia berharap sosialisasi harus tetap dioptimalkan terutama terkait pencegahan penyakit. Posyandu yang merupakan tempat pemeriksaan screening dan deteksi dini penyakit merupakan wadah yang harus tetap ditegakkan. “Kami berharap lurah dan kades dapat berperan untuk pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Wagub berharap Festival Kesehatan Astra ini dapat memberi kontribusi nyata dan terukur kepada masyarakat. “Semoga astra tetap lanjut dengan program ini sehingga masyarakat makin sehat dan produktif,” tegas Eagub Cok. Ace.
Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, dr. Maria Endang Sumiwi menjelaskan, Posyandu Prima merupakan pengembangan puskesmas pembantu. Ini merupakan bagian dari implementasi transformasi layanan kesehatan primer yang bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kehadiran Posyandu Prima, kata Maria Endang, tidak untuk menghilangkan fungsi posyandu yang selama ini ada di masyarakat. Sebaliknya, posyandu prima justru semakin meningkatkan kapasitas dan kapabilitas layanan posyandu, karena lokasi yang dekat dengan masyarakat, layanan kesehatan yang semakin lengkap, serta sasaran yang lebih luas, tidak hanya ibu dan anak, namun mencakup semua siklus hidup mulai dari bayi hingga lansia. (sar)







































