Beranda Badung News Serangkaian HUT Ke-48, Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung Gelar Donor Darah

Serangkaian HUT Ke-48, Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung Gelar Donor Darah

bvn/sar

DONOR DARAH – Dirut Wayan Suyasa didampingi Dirum Made Sugita mengikuti donor darah serangkaian HUT ke-48 Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung, Kamis (3/10/2024).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Kamis (3/10/2024) menggelar donor darah dan cek kesehatan bagi seluruh karyawan dan karyawatinya. Tampak hadir Direktur Utama I Wayan Suyasa, Direktur Teknik Made Suarsa, dan Direktur Umum Made Sugita, para kepala bagian, kepala seksi, serta sejumlah undangan lainnya.

Karyawan dan karyawati yang mengikuti cek kesehatan tercatat mencapai 100 orang, sementara karyawan dan karyawati yang mendonorkan darahnya tercatat 50 orang. Cek kesehatan yang dilayani meliputi cek gula darah, tensi atau tekanan darah, kolesterol, serta asam urat.

Para karyawan terlebih dahulu mendaftarkan diri, selanjutnya petugas melakukan cek tensi dan pengambilan sampel darah. Tak memerlukan waktu lama, hasilnya pun keluar. Tak jarang banyak karyawan yang merasa bersyukur karena semua hasil tes dinyatakan normal. Namun tak jarang sejumlah karyawan pun terkejut dengan hasil tes kesehatan dirinya. Ada yang gula darahnya melonjak, ada pula kolestrolnya di atas normal.

Untuk karyawan yang akan mendonorkan darahnya kembali menjalani tes lanjutan untuk menentukan apakah karyawan bersangkutan layak untuk menjalani donor darah. Dari ratusan karyawan, hanya sekitar 50 karyawan yang akhirnya melakukan donor darah. Salah satunya, Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama Wayan Suyasa.

Ditemui di sela-sela kegiatan tersebut, Dirut Wayan Suyasa yang didampingi Dirum Made Sugita menyatakan, donor darah ini dilakukan serangkaian ulang tahun ke-48 Perumda Air Minum Tirta Mangutama yang puncaknya jatuh pada 21 Oktober 2024 mendatang. “Kegiatan ini rutin kami gelar bekerja sama dengan pihak lainnya seperti RS Puri Raharja, RS Kasih Ibu, BPD Bali, serta InHeart,” ujarnya.

Baca Juga  Sinergi Pemkab Badung dengan Polres Badung, Sekda Adi Arnawa Bagikan Masker kepada Masyarakat

Wayan Suyasa juga jalani cek kesehatan,

Sebagai lembaga yang melayani pelanggan, kata Suyasa, karyawan tentu harus sehat. Karena itu selain donor darah, pihaknya menggelar juga menggelar cek kesehatan seperti asam urat, gula darah, dan kolesterol yang menyasar seluruh karyawan yang ada yang jumlahnya mencapai 300 orang.

Serangkaian HUT, pihaknya juga menggelar water education yang menyasar kalangan siswa SMA dari Petang dan Abiansemal. Ini akan dilakukan di IPA Belusung Denpasar. Pertimbangannnya, agar semua pihak atau generasi muda paham apa itu air, sumbernya dari mana dan bagaimana cara menjaga air itu. “Selanjutnya bagaimana pengolahannya kok air bisa sampai ke masyarakat. Itu jelas dengan pengolahan baik kimia dan fisika yang disalurkan lewat perpipaan,” ungkap mantan anggota DPRD Badung tersebut.

Soal kendala, Suyasa menyatakan, hingga kini pihaknya masih kekurangan air baku yang diolah. Resapan air di hulu kurang sehingga ketika hujan air langsung lari ke laut. Pelayanan pun jadi terganggu. Banjir pun mengganggu pelayanan karena air menjadi keruh. “Kami hanya bisa mengolah air di kekeruhan 3.000,” ujarnya.

Langkah yang diambil Perumda, menurut Wayan Suyasa, dengan melakukan reboisasi yakni penanaman kembali. Serangkaian HUT ini, pihaknya sudah melakukan aksi penghijauan yang dilakukan di hulu yakni di Desa Sulangai, Petang dengan menanam 1.000 pohon bekerja sama dengan pihak desa dinas dan desa adat.

Kendala lain yang dihadapi yakni di distribusi. Ketika ada kegiatan atau proyek, terkadang perpipaan terganggu serta pipa yang berumur saat ada tekanan juga berpeluang mengalami kebocoran. Pihaknya pun melakukan langkah-langkah secara bertahap baik pengaturan tekanan dan melakukan penggantian pipa yang tidak layak.

Pada momen ulang tahun ini, pihaknya juga melakukan komunikasi kepada pemakai sumur. Kualitas air sumur perlu dicek. Dia pun berharap kalau PDAM sudah masuk, masyarakat diharapkan memakai air PDAM. Dia juga menegaskan pihaknya melakukan subsidi silang di kategori bisnis, rumah tangga maupun sosial. “Jika ada yang berbisnis jangan maksimalkan air lainnya tetapi gunakan air PDAM sehingga bisa mensubsidi kalangan lainnya seperti sosial dan rumah tangga,” katanya.

Baca Juga  UPT Bahasa Udayana Terpilih sebagai Pengurus Nasional FILBA Periode 2022-2026

Pada kesempatan itu, dia juga minta pelanggan untuk menyediakan penampungan. Hal ini karena PDAM tidak seperti listrik PLN. Listrik lebih cepat pemulihannya dari air. Air perlu perlu pemadatan-pemadatan di jaringan sehingga perlu waktu untuk bisa mengalir. Karena inilah, pelanggan perlu menyiapkan penampungan baik hotel maupun rumah tangga.

Pada puncak acara pada 21 Oktober, Suyasa menyatakan akan memberikan ucapan terima kasih kepada pensiunan serta menggelar kegiatan-kegiatan intern untuk menampilkan kreativitas di kalangan pegawai. “Pihaknya pun akan memberikan penghargaan kepada kreativitas terbaik,” ujarnya. (sar)