Beranda Budaya Pjs. Walikota Dewa Mahendra “Ngaturang Bhakti Pujawali” di Pura Dalem Sakenan, Ida...

Pjs. Walikota Dewa Mahendra “Ngaturang Bhakti Pujawali” di Pura Dalem Sakenan, Ida Bhatara Nyejer Hingga 8 Oktober 2024

bvn/hmden

PUJAWALI – Pjs. Walikota Denpasar I Dewa Gede Mahendra Putra bersama Sekda Ida Bagus Alit Wiradana melaksanakan bhakti pujawali di Pura Dalem Sakenan bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu (5/10).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Jajaran Pemkot Denpasar melaksanakan persembahyangan serangkaian pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan, Denpasar bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu (5/10). Pelaksanaan bhakti pujawali dihadiri Pjs. Walikota Denpasar I Dewa Gede Mahendra Putra, bersama Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana dan anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Suadi Putra.

Tampak hadir pula Panglingsir Puri Kesiman AA Ngurah Gede Kusuma Wardana, Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Widnyani Wiradana bersama pimpinan OPD serta masyarakat dan pemedek yang datang silih berganti sejak pagi hari untuk melaksanakan persembahyangan.

Diiringi suara kidung dan gamelan, pelaksanaan upakara diawali dengan sesolahan Tari Topeng Wali, dilanjutkan dengan Tari Rejang Dewa, dan diakhiri dengan Topeng Sidhakarya. Puncak pujawali dilaksanakan dengan persembahyangan bersama seluruh pemedek.

Panglingsir Puri Kesiman AA Ngurah Gede Kusuma Wardana didampingi IB Gede Pidada selaku Prawartaka Karya menjelaskan, pelaksanaan pujawali di Pura Sakenan Kota Denpasar dilaksanakan setiap enam bulan sekali pada Saniscara Kliwon Wuku Kuningan atau Hari Suci Kuningan. Pujawali kali ini tetap berlangsung seperti biasa dengan tetap memegang teguh tatwa.

“Secara tatwa pelaksanaan upakara tetap sama, nantinya Ida Bhatara Nyejer selama 3 hari,” ujarnya sembari mengimbau agar pemedek datang bergantian hingga upacara penyineban pada Selasa (8/10) mendatang.

Pjs. Walikota Denpasar I Dewa Gede Mahendra Putra usai persembahyangan mengatakan, pelaksanaan bhakti piodalan ini dilaksanakan sebagai wujud sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk menciptakan kerahayuan jagat. Sudah sepatutnya seluruh elemen masyarakat, utamanya krama untuk menjadikan ini sebagai sebuah momentum dalam menjaga keharmonisan antara Parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana

Baca Juga  Pemkot Denpasar Raih Anugerah Kualitas JPT Kategori Baik dari KASN

“Dengan pelaksanaan upacara ini mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara Parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana,” ujar Dewa Mahendra sembari mengucapkan Rahajeng Rahina Kuningan bagi umat se-Dharma di mana pun berada.

Lurah Serangan Ni Wayan Sukanami menambahkan, rangkaian pujawali di Pura Dalem Sakenan, Desa Adat Serangan telah dimulai pada Kamis, 3 Oktober 2024 lalu yang diawali dengan mareresik atau bersih-bersih, ngiyas dan mamenjor. Dilanjutkan pada Jumat, 4 Oktober 2024 dilaksanakan prosesi Ngelungan Ida Bhatara ke Pura Pesamuhan Agung, sedangkan puncak pujawali dilaksanakan hari ini, Sabtu (5/10) bertepetan dengan Hari Suci Kuningan. Selanjutnya, bhakti penganyar dilaksanakan secara berturut pada 6 dan 7 Oktober 2024 serta upacara Penyineban dilaksanakan pada Selasa, 8 Oktober 2024. (wes/hmden)