sar
LAYANI PeMBELI – Nyoman Budiono didampingi istri Wayan Srianti melayani pembeli di stan Pameran UKM Bali Bangkit di Taman Budaya Art Center, Senin (31/1/2022).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Tak hanya meningkatkan omzet pelaku usaha kecil menengah (UKM) di sektor kerajinan dan fashion, Pameran UKM Bali Bangkit ke-1 Tahun 2022 juga sangat dirasakan memberi dampak positif bagi UKM di sektor kuliner. Omzetnya mengalami kenaikan hingga 100 persen bahkan bisa lebih dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Salah satu dari tiga pelaku UKM kuliner yang ditunjuk Pemkab Karangasem di Pameran UKM Bali Bangkit yang berlangsung di Taman Budaya Art Center Denpasar Nyoman Budiono menyampaikan terima kasihnya kepada penggagas Pameran UKM Bali Bangkit yang tak lain Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Suastini Koster. “Manfaat pameran ini sangat kami rasakan,” ujarnya didampingi sang istri Wayan Srianti.

Aneka menu di Stan Man Gondrong.
Pemilik Stan Man Gondrong tersebut menuturkan, jika tidak ikut dalam pameran, dia hanya berjualan dari rumah. Dia hanya menunggu pesanan karena jika langsung produksi khawatir tidak laku. “Omzet kami sehari-hari hanya Rp100.000 sampai Rp 150.000,” tegas bapak enam anak dan lima cucu tersebut.
Namun sejak mengikuti Pameran Bali Bangkit, ungkapnya, omzetnya melonjak hingga Rp 400.000 per hari. Jika ada momen seperti kedatangan rombongan Kapolri beberapa waktu lalu, dia mengakui omzetnya melonjak hingga Rp 700.000 per hari.
Omzet sebesar ini, ungkapnya lagi, sangat membantu pelaku UKM untuk tetap bisa eksis dan berkembang di tengah pandemi covid-19 yang masih melanda. “Terima kasih Bu Putri Koster, semoga pameran tetap bisa berlangsung secara berkesinambungan,” ujar penjual tipat sate laut, tipat sate babi, tipat sate ayam, serombotan, nasi campur Bali dan kuah balung babi itu. (sar/bvn)








































