Beranda Berita Utama Desa Pemecutan Kaja Pantau Pelaksanaan PPKM Skala Mikro

Desa Pemecutan Kaja Pantau Pelaksanaan PPKM Skala Mikro

ist

Pemantauan PPKM skala mikro di wilayah Desa Pemecutan Kaja.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Untuk menekan dan memutus mata rantai penularan covid-19,
Desa Pemecutan Kaja menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala micro kecil. Untuk mengetahui sejauh mana masyarakat memahami dan menerapkan prokes, Desa Pemecutan Kaja melakukan patroli ke seluruh banjar yang ada wilayahnya. Hal ini disampaikan Plt. Perbekel Desa Pemecutan Kaja IB Putu Sudhiarta saat dihubungi Sabtu (13/2).

Lebih lanjut ia mengatakan, pemberlakuan PPKM berskala mikro di wilayahnya sesuai dengan Instruksi Mendagri No. 3 tahun 2021, surat edaran Gubernur Bali No. 3 tahun 2021 dan Surat Edaran Nomor 180/067/Hk/2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dan Desa Adat Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Kota Denpasar.

Dalam kegiatan patroli wilayah yang dilakukan pihaknya melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, Intelkam Polesta, Resnarkoba dan staf Desa Pemecutan Kaja. Dalam kegiatan itu pihaknya memberikan penjelasan terkait 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan.

Dengan diterapkan PPKM Skala Mikro berharap masyarakat dalam aktivitas sehari-harin bisa diterapkan sesuai aturan pemerintah diantaranya pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Denpasar berbasis peta zonasi covid-19 tingkat desa/kelurahan. Kedua Penerapan PPKM di masing-masing sektor dengan ketentuan yakni membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan work from office (WFO) 50%, sisanya bekerja dari rumah dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar penuh secara daring/online. Untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Baca Juga  Hadiri Peringatan Hari Jadi Nelayan Wana Segara Kertih Kedonganan, Wabup Suiasa Apresiasi Komitmen Nelayan Menjaga Lingkungan

Untuk kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang diizinkan sesuai dengan jam operasional maksimal sampai pukul 21.00 Wita dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat. Kegiatan di pusat perbelanjaan/mall diizinkan beroperasi maksimal sampai pukul 21.00 wita dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Dalam surat edaran kegiatan di pasar tradisional dilaksanakan dengan pengaturan sirkulasi dan jarak pengunjung, serta beroperasi maksimal sampai pukul 21.00 Wita dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Editor Wes Arimbawa