ist
AKTE – Kadisdukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata saat menyerahkan KK dan akte kematian Mia Trestiyani Wadu (23) kepada keluarga korban pada Selasa (26/1).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak membawa duka yang mendalam bagi semua pihak, tak terkecuali keluarga korban. Sebagai tindak lanjut arahan Dirjen Dukcapil, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar telah menerbitkan akta kematian dan perubahan kartu keluarga (KK) Mia Trestiyani Wadu (23) salah satu warga Kota Denpasar yang menjadi korban jatuhnya pesawat tersebut.
Penyerahan pun dilaksanakan langsung Kadisdukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata kepada keluarga korban pada Selasa (26/1). Korban yang merupakan seorang pramugari ini tercatat sebagai warga Kota Denpasar dengan status domisili di Kelurahan Panjer.
Dalam kesempatan tersebut Kadisdukcapil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata mengatakan, merujuk arahan Dirjen Dukcapil bahwa berkaitan dengan musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak merupakan sebuah bencana. Karenanya, seluruh jajaran Disdukcapil agar segera mendukung pergantian dokumen kependudukan para korban dalam musibah tersebut. Hal ini berkaitan dengan penerbitan perubahan KK dan akte kematian bagi para korban.
“Jadi sesuai dengan arahan Dirjen Dukcapil maka penerbitan akte kematian dan KK korban pesawat Sriwijaya Air yang mengalami musibah agar segera dilaksanakan. Hal ini lantaran musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak tersebut dikategorikan sebagai bencana,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, penerbitan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mendukung kelengkapan administrasi kependudukan bagi seluruh masyarakat Kota Denpasar. Ke depanya tidak lagi menimbulkan permasalahan terkait pencatatan peristiwa kependudukan.
“Tentunya kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut, dan semoga amal baktinya diterima di sisi tuhan serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Editor Wes Arimbawa








































