Beranda Badung News Empat Tersangka Pengeroyokan di Sempidi Diserahkan ke JPU

Empat Tersangka Pengeroyokan di Sempidi Diserahkan ke JPU

Hosting Indonesia

bvn/gung

DISERAHKAN KE JPU – Empat tersangka pengeroyokan di Sempidi diserahkan ke JPU Kejari Badung, Rabu (20/3/2024).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Pihak JPU Kejari Badung menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap II ) dari penyidik Polres Badung terhadap tersangka inisial RS, BFHS, OYB, AHM yang melakukan dugaan tindak pidana pembunuhan, Rabu (20/3/2024) di ruang tahap II Kejaksaan Negeri Badung.

“Para tersangka atas perbuatannya disangka melanggar pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau pasal 338 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup,” jelas Kajari Badung, Suseno, dalam keterangan tertulisnya.

Dirinya memaparkan, hasil pemeriksaan berkas perkara didapatkan fakta berawal saat para tersangka membaca pesan Whatsapp di group PSHT (Persaudaraan Setia Hati Teratai) meminta anggota grup tersebut berkumpul di depan Perumahan Citra Land untuk mencari aggota IKSPI (Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia) atau biasa disebut “kera sakti”. Hal ini dilakukan untuk melakukan aksi balas dendam terhadap anggota IKSPI dikarenakan beberapa hari sebelumnya di Sidoarjo anggota PSHT dipukuli, dibunuh dan ada juga anggota PSHT perempuan dilecehkan oleh anggota IKSPI.

Setelah berkumpul di depan perumahan Citraland dan tidak ada anggota IKSPI yang melintas. Sekitar pukul 23.30 wita, para tersangka bersama anggota PSHT yang kurang lebih berjumlah 20 orang pergi dari depan Perumahan Citra Land menuju pertigaan Patung Hanoman Sempidi. Kemudian para tersangka bersama anggota PSHT yang lain melihat ada 1 (satu) orang anggota IKSPI menggunakan sepeda motor dan kemudian para tersangka bersama anggota PSHT yang lain mengejarnya namun orang tersebut dapat melarikan diri.

Baca Juga  Bupati Giri Prasta Hadiri Karya Mamungkah di Pura Penataran Dalem Tegal Besung, Banjaran

Tak berselang lama, para tersangka dan anggota PSHT melihat ada 3 sepeda motor yang berjalan beriringan dan 2 sepeda motor berboncengan tersebut adalah anggota IKSPI sedangkan yang 1 (satu) lagi sendirian adalah korban. Kemudian para tersangka dan anggota PSHT meneriaki dan berusaha menghadang namun 2 sepeda motor berboncengan anggota IKSPI terebut dapat melarikan diri, sedangkan korban terjatuh dan menabrak tiang. Melihat korban terjatuh, para tersangka bersama-sama dengan anak pelaku AMF, tersangka P dan S langsung melakukan kekerasan terhadap korban.

Dia menyebutkan, berakhirnya tahap II yang dilaksanakan hari ini, maka tanggung jawab tersangka dan barang bukti ada pada Penuntut Umum.

Dirinya menambahkan, dengan telah terpenuhinya syarat objektif dan subjektif, terhadap tersangka RS, BFHS, OYB, AHM dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan sejak tanggal 20 Maret 2024 sampai 9 April 2024 di Lapas Kerobokan. Selanjutnya Penuntut Umum segera menyiapkan kelengkapan administrasi untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Denpasar.

“Hingga saat ini ada 5 tersangka yang sudah dilakukan tahap 2 yaitu pertama anak pelaku AMF yang saat ini sudah dilakukan eksekusi berdasarkan Putusan Pengadilan Nomor 4/Pid.Sus-Anak/2024/PN Dps dengan pidana penjara selama 6 tahun dan saat ini anak pelaku ditempatkan di LPKA Karangasem. Kedua para tersangka RS, BFHS, OYB, AHM yang saat ini telah diserahkan ke JPU beserta barang bukti, dan ketiga masih terdapat 2 tersangka lagi berdasarkan SPDP/23/II/Res.1.6./2024/Satreskrim dengan inisial P dan S dan sedang menunggu berkas perkara dari penyidik untuk dikirimkan ke kami Kejari Badung,” tutup Suseno. (bvn4)

Hosting Indonesia