Beranda Badung News FSP Bali Harapkan Insentif tak hanya bagi Pekerja yang Ber-KTP Badung

FSP Bali Harapkan Insentif tak hanya bagi Pekerja yang Ber-KTP Badung

Wayan Suyasa

 

MANGUPURA (BALIVIRAL NEWS) –

Rencana Pemerintah Kabupaten Badung untuk memberikan insentif  bagi pegawai  ber-KTP  Badung  yang di-PHK, mendapat aspresiasi kalangan serikat pekerja. Namun kebijakan yang direncanakan akan diberlakukan pada bulan Mei ini, mengundang pertanyaan Federasi Serikan Pekerja (FSP) Bali, karena diberlakukan untuk pegawai yang di-PHK ber-KTP Badung, padahal pekerja pariwisata non-KTP Badung juga mempunyai andil besar dalam menjalankan roda perekonomian pariwisata di Badung. Hal ini ditegaskan Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali Kabupaten Badung, Wayan Suyasa, Senin (4/5).

Menurutnya, serikat pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali meminta pemerintah daerah juga memperhatikan nasib para pekerja non-KTP Badung yang juga saat ini kena PHK maupun dirumahkan, akibat wabah covid-19. “Khususnya di Badung, selama ini sektor pariwisata memberikan pendapatan besar bagi daerah, hampir 87 persen. Jadi, kami berharap pemerintah memberikan atensi khusus, bila para kerja akan diberi insentif tidak harus yang ber-KTP Badung, karena sektor pariwisata pekerjanya bukan dari Badung saja melainkan juga ada dari luar,” tegas Suyasa.

Lebih lanjut ia mengatakan,  sepanjang pekerja pariwisata dan mereka pekerja tetap di masing-masing perusahaan, pihaknya berharap mendapatkan perhatian juga berupa insentif dari pemerintah. “Apa dasar hukum dan kajian Pemerintah Kabupaten Badung hanya pegawai ber-KTP Badung saja yang diberikan dan sampai kapan mereka diberikan Rp600 ribu itu. Saya usulkan  mereka diberikan 1 juta per bulan karena melihat pengeluaran mereka dalam sebulan,” ujarnya.

Suyasa juga megatakan selama ini pekerja telah banyak memberikan kontribusi besar untuk keuntungan perusahaan. “Kasihan mereka karena banyak yang sudah mengabdi puluhan tahun. Kepada Pemerintah Kabupaten Badung khususnya mohon atensi apa yang kami harapkan,” katanya.

Baca Juga  Wujudkan Keluarga "Sukhinah Bawantu", Pemkot Denpasar Gelar Konseling Praperkawinan

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, Ida Bagus Oka Dirga mengatakan, untuk pemberian insentif bagi pegawai yang  di-PHK masih menunggu keputusan pimpinan. “Kajian sudah rampung dari Balitbang baik nominal dan berlaku sampai kapan begitu juga mengapa pegawai KTP Badung saja diberikan. Yang jelas, setelah mendapatkan petunjuk dari pimpinan (bupati, red) kami akan kasi data tersebut dan penerapan insentif bagi pegawai yang di-PHK di Kabupaten Badung,” ujarnya.

Editor Devi Karuna 

Hosting Indonesia