Beranda Bali News Tertinggi di Dunia, Persentase Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Tembus 59 Persen

Tertinggi di Dunia, Persentase Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Tembus 59 Persen

Hosting Indonesia

ist

JUMPA PERS – Gubernur Wayan Koster saat menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus covid-19 di Bali, Senin (4/5).

 

DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –

Gubernur Bali Wayan Koster, Senin (4/5) kemarin, menggelar jumpa pers terkait perkembangan covid-19 di Bali. Gubernur mengungkapkan, jumlah kasus positif covid 19 di Bali berjumlah 271 orang terdiri atas  WNA 8 orang, PMI/ABK asal Bali 146 orang, terjangkit di luar Bali 20 orang, terjangkit di Bali 97 orang.

Jumlah yang sembuh, ujar Koster, 159 orang terdiri atas 4 orang WNA dan 155 WNI. “Secara keseluruhan kesembuhannya mencapai 59 persen,” tegasnya sembari menambahkan pasien yang masih dirawat berjumlah 108 orang atau 40 persen.

Berbagai kebijakan dan upaya dalam penanganan covid-19, katanya, sampai saat ini telah menunjukkan hasil yang nyata dengan memakai tiga indikator penting. Pertama,  rata-rata pasien positif covid per hari  di Bali 7 orang. Ini peringkat terendah keempat, lebih rendah dari DKI, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Banten. Data menunjukkan pasien positif covid sebagian besar bersumber dari PMI/ABK 54 persen, transmisi lokal Bali 36 persen, daerah luar Bali 7 persen, dan WNA 3 persen.

Kedua, persentase kesembuhan pasien positif covid Bali mencapai 58,67 persen yang paling tinggi di Indonesia dan berbeda jauh daripada 9 provinsi lainnya, bahkan jauh di atas rata-rata nasional (16,86 persen) dan dunia (32,10 persen). Di Bali, katanya, rata-rata lama perawatan pasien positif covid sampai sembuh selama 13 hari, masa perawatan paling cepat selama 3 hari dan paling lama 39 hari untuk kasus berat.

Ketiga, persentase pasien positif covid yang meninggal di Bali mencapai 1,48 persen, paling rendah dari 9 provinsi lainnya. Angka ini jauh di bawah rata-rata nasional (7,46 persen) dan dunia (7,04 persen).

Baca Juga  Tak Ingin Ada Penyimpangan, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Hadiri "Launching" Program Kerja Undhira 2024

“Meskipun Bali tidak menerapkan PSBB, sejauh ini penanganan covid menunjukkan hasil yang lebijh baik. Sebelumnya berbagai pihak sangat mengkhawatirkan Bali akan terancam covid karena sebagai destinasi pariwisata dunia terbesar di Indonesia. Tetapi sejauh ini, fakta menunjukkan fakta kontras berbeda.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengimbau para PMI da ABK yang sedang dikarantina di hotel atau di tempat lain harus mengikuti dengan disiplin, tidak boleh keluar dan tidak boleh menerima tamu termasuk keluarga. Kalau ada yang melanggar, agar ditindak tegas oleh aparat keamanan. Gubernur juga minta bupati/wali kota se-Bali membatasi beroperasinya pasar tradisional dan pasar modern dengan tetap menjaga jarak (tidak boleh berkerumun), harus menggunakan masker, dan mengikuti perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Gubernur juga minta semua pihak bisa bekerja sama dan sama-sama bekerja dalam penanganan covid 19 atas kesadaran yang tinggi bahwa pandemi covid merupakan tuags semua pihak, pemerintah dan masyarakat.

Editor Wes Arimbawa

 

Hosting Indonesia