bvn/sar
PATAKA – Putu Parwata yang juga Ketua DPRD Badung dilantik sebagai Ketua Umum FORKI Badung, yang ditandai dengan penyerahan pataka, Minggu (12/2/2023).
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Minggu (12/2/2023) dilantik sebagai Ketua Umum FORKI Badung. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum Forki Bali Armand Setiawan di lantai 3 Gedung DPRD Badung.
Putu Parwata didampingi oleh tiga wakil ketua umum yakni I Made Suwardana, I Nyoman Graha Wicaksana, dan Ketut Aryana. Sekretaris Umum I Ketut Murti dan Wakil Sekretaris Ni Luh Suci Astuti. Posisi Bendahara dipegang oleh I Wayan Regep, sementara Wakil Bendahara diisi oleh I Nyoman Artana.
Kepengurusan dilengkapi dengan bidang-bidang yakni Bidang Pembinaan Prestasi diisi oleh Si Nyoman Yadnya, I Ketut Sutika, Sayu Purnama Sari, dan Made Budi Astawa. Bidang Organisasi diisi oleh Gusti Gede Oka Baskara dan Yuisea Eka Prasetya. Selanjutnya Bidang Penggalian Dana diisi oleh I Wayan Sugita Putra dan Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha. Bidang Hukum dan Disiplin diisi oleh I Wayan Meret dan Putu Oka Yuda Sanjaya. Bidang Pelatihan dan Kaderisasi diisi oleh I Made Oka Artana, GN Putu Suardana, dan Gede Eko Surya Arta. Bidang Digitalisasi dan IT diisi oleh Gede Herdian Setiawan dan Made Agus Putra Subali.
Selanjutnya Bidang Litbang diisi oleh GN Wijana dan Made Sandra, Bidang Perwasitan diisi oleh Nyoman Sulendra, I Made Subamiana, Nyoman Arta Wijaya, I Nengah Wirata, dan I Komang Rauh. Bidang Pertandingan diisi oleh I Wayan Usadi, Kadek Martina, Made Dwiacita, Siegfried Seran, dan Putu Windu Sari.
Yang menarik adalah Bidang Humas dan Dokumentasi karena diisi oleh artis populer pada zamannya yakni Tamara Bleszynski. Tamara didampingi dua rekannya yakni Kadek Puja Astawa dan Putu Agus Nik Andika Baskara. Satu lagi Seksi Perlengkapan diisi oleh Wayan Sujana, Made Lotring, Ketut Sudiadnya dan Wayan Suata.
Pelantikan ditandai dengan penyerahan pataka FORKI dari Ketua Umum FORKI Bali Armand Setiawan kepada Ketua Umum FORKI Badung Putu Parwata disaksikan Bupati Badung yang diwakili Staf Ahli Wayan Weda Darmaja, Ketua KONI Badung Made Nariana serta ratusan undangan lainnya.
Usai dilantik, Putu Parwata mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Untuk itu, pihaknya akan menampung masukan-masukan dari semua pihak terutama KONI Badung, kemudian dari FORKI Bali dan kawan-kawan senior karate yang ada di Bali. “Terhadap kepercayaan yang diberikan, saya berharap bisa mengambil amanah, yakni bisa memajukan bersama-sama pengurus untuk mencetak atlet-atlet karatedo yang baik. Jadi betul-betul prestasinya akan bisa ditingkatkan,” katanya.
Karena itu, pihaknya tidak bisa kerja sendiri dan berharap memperoleh dukungan dari semua pihak baik pemerintah, KONI Badung, senior-senior karate. “Kita berharap bisa diberikan masukan,” katanya.
Yang terpenting, ujarnya, target kerja adalah semua dojo dari semua perguruan karate yang ada di Badung harus layak digunakan sebagai pelatihan prestasi anak-anak kita terutama dalam persiapan atlet ini. Karena itu, sarana yang harus difasilitasi dan diprioritaskan. “Untuk menciptakan atlet kalau sarananya gak bagus, tidak bisa. Karena itu, kami segera minta dilantik supaya kinerjanya semakin nyata diberikan oleh semua perguruan karate yang ada di Badung,” ujarnya.
Selanjutnya, kenapa ini dipercepat? Ini dilakukan agar pihaknya bisa mengambil bagian dalam Porjar nanti. Karate yang ada di Badung siap menghadapi kejuaraan-kejuaraan yang akan dilaksanakan.
Soal keterlibatan Tama Bleszynski dan Puja Astawa dalam kepengurusan, Parwata menyatakan, bagaimana pun organisasi ini harus dikenal. Karena itu, kita tempatkan sejumlah nama populer di Bidang Humas dan Dokumentasi. Ini untuk membangun hubungan kemasyarakatan termasuk nanti dalam memperoleh sponsor-sponsor. Karena organisasi tanpa dana, tidak mungkin bisa berjalan dengan baik,” katanya. (sar)









































