bvn/dok
Wayan Suyasa pastikan maju ke Badung 1 di Pilkada Serentak 2024.
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Pascabubarnya paket Wasudewa (Wayan Suyasa dan Disel Astawa, red), Ketua DPD Partai Golkar Badung Wayan Suyasa, SH memastikan akan maju sebagai calon bupati pada Pilkada Serentak 27 November mendatang. Figur yang akan duduk sebagai calon wakil bupati pun dipastikan sudah ada. Hal itu diungkapkannya seusai memimpin upacara bendera serangkaian HUT ke-79 Kemerdekaan RI di hamparan sawah penuh tanaman padi di bilangan Penarungan Mengwi, Sabtu 17 Agustus 2024.
Ditanya mengenai sikap politiknya, Wakil Ketua DPRD Badung masa bakti 2019-2024 tersebut mengungkapkan, sebagai bagian dari kader dan bagian dari Partai Golkar di Badung, pihaknya akan menghormati pesta demokrasi. Pesta demokrasi dalam perbedaan itu disalurkan pada saat pencoblosan 27 November 2024.
“Mengenai euforia, proses, dan progres tentang keberadaan siapa dan bagaimana partai politik bisa mengusung calon itu ada aturannya. Minimal 20 persen kursi di DPRD, parpol sudah bisa mengusung bakal calon kepala daerah,” tegas Suyasa.
Tentunya Golkar di Badung, ungkapnya, sudah mendapatkan amanah oleh masyarakat Badung sebesar 24 persen yakni 11 dari 45 kursi DPRD Badung. Ini tentu sudah melebihi aturan yang ditetapkan. Untuk menjaga kepercayaan itu, Suyasa tegaskan pasti maju sebagai bakal calon bupati Badung tahun 2024-2029. Walau paket Wasudewa bubar, Suyasa memastikan tidak berkecil hati.
Dia menilai, koalisi partai dalam konteks pilkada ini sangat penting. Namun ujung-ujung bagaimana seorang figur atau calon bisa meraup simpati masyarakat sehingga pihaknya harus berkoalisi dengan krama Badung yang ada di kecamatan baik Petang, Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara, Kuta dan Kuta Selatan.
Terkait paket Wasudewa, katanya, baru sebatas mencari chemistry. Jika paket ini dipasangkan, sejauhmana pendapat masyarakat. “Ketika salah satu ada yang tak bisa melanjutkan, kami harus hormati dan tidak ada kata lain saya pasti maju dengan menggandeng tokoh-tokoh lainnya,” tegasnya.
Untuk itu, Suyasa berharap masyarakat Badung dapat memilih figur-figur terbaik yang nantinya ditampilkan oleh partai politik. Pada kesempatan itu, Suyasa selaku pribadi menitip diri nyukserahang pedewekan ring krama Badung. Mudah-mudahan figur Wayan Suyasa beserta pasangan akan diberikan kesempatan menjadi Bupati Badung 2024-2029. Soal calon pendamping, Suyasa menegaskan pasti ada, tetapi off the record dulu karena alasan situasi.
Ditanya mengenai peluang koalisi Merah-Kuning di Badung dengan perkembangan politik akhir-akhir ini, Suyasa menyatakan, partai politik itu bagian dari proses yang ingin memberikan kebahagiaan kepada masyarakat. “Kalau kita sudah duduk bersama untuk kepentingan masyarakat, itulah yang terbaik. Sekali lagi apa pun kita bagian dari perbedaan dalam konteks partai politik tetapi semua tujuannya untuk kepentingan masyarakat. Jika mereka ingin kita bahagiakan memang harus duduk bersama-sama,” ujar Suyasa yang juga Ketua FSP Bali Kabupaten Badung tersebut. (sar)








































