Beranda Denpasar News Kasus Meninggal Dunia Nihil, Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 14...

Kasus Meninggal Dunia Nihil, Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 14 Orang

Hosting Indonesia

ist

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Meski kasus sembuh secara konsisten terus bertambah, kasus positif covid-19 di Kota Denpasar masih terjadi. Berdasarkan data resmi pada Jumat (26/11) diketahui kasus positif covid-19 bertambah 14 orang. Kasus sembuh bertambah 2 orang dan kasus meninggal dunia kembali nihil.

Dari data tersebut, secara komulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.886 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.792 orang (97,11) persen), meninggal dunia sebanyak 999 orang (2,64 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 95 orang (0,25 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai, penularan virus covid-19 masih ditemukan. Karena itu, ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu-waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerja sama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat. Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” ujar Dewa Rai.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus covid-19 di Denpasar meningkat. Jadi intinya kapan pun dan di mana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan disabilitas. (gie/hmden)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaTingkatkan Pelayanan, Walikota Jaya Negara Rotasi 11 Pejabat Eselon II di Pemkot Denpasar
Artikel berikutnyaGubernur Koster Siapkan Program Pemasaran Produk Lokal Bali di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai