Beranda Denpasar News Kebijakan tentang KTR kian Diintensifkan

Kebijakan tentang KTR kian Diintensifkan

0
Hosting Indonesia

ist

KTR – Suasana sosialisasi soal kawasan tanpa rokok terkait Perda 10 tahun 2011.

 

DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –

Generasi muda merupakan target pemasaran khususnya oleh indstri rokok sehingga perlu dilindungi dari pengaruh produk tembakau agar terhindar dari penggunaan rokok yang merupakan bagian dari zat adiktif berbahaya. Berbagai upaya dilakukan tidak hanya oleh pemerintah terkait melalui perda perdanya namun juga oleh para komunitas dan lembaga pendidikan.

Seperti yang dilakukan oleh Udayana Central bekerjasama dengan Dinas Perhubungan propinsi Bali yang menggelar pengutan implementasi kebijakan peraturan daerah Propinsi Bali No 10 Th 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada srana transportasi dan angkutan umum.

Dalam keterangannya Ketua Udayana Central, Made Kerta Duana, S.KM., MPH mengatakan, sosialisasi kebijakan dan implementasi regulasi terkait penggunaan tembakau yang salah satunya di kawasan umum seperti angkutan umum ini di rasa sangat penting, hal ini juga didasari atas masih minimnya kesadaran masyarakat akan aplikasi dari aturan yang ada sehingga pelanggaran masih sering terjadi dan dijumpai. “Meski banyak yang sudah tau bahwa ada kawasan kawasan tertentu yang harus bebas dari asap rokok dan penggunaan tembakau, karena dirasa selain mengganggu juga mengancam kesehatan, namun kenyataannya masih saja ada masyarakat kita yang melangar aturan itu. Sehingga dirasa perlu untuk kembali diingatkan, apalagi kebetulan pada tanggal 31 Mei kita mengenal sebagai hari tanpa tembakau sedunia” ungkapnya.

Angkutan umum menjadi sasaran utama dalam menjalankan implementasi dari perda ini karena pelanggaran penggunaan tembakau di areal umum ini masih sering dijumpai, dengan melibatkan beberapa pihak seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Pamong Praja, Angkasa Pura, serta dari organisasi organisasi yang peduli kesehatan diharapkan pesan dari peraturan yang telah diterbitkan ini bisa tersampaikan dengan cepat dan akurat.

Made Kerta Duana juga menyoroti berbagai dampak yang disebabkan oleh bahaya tembakau ini, sehingga perlu dilakukan pencegahandari skup atau tingkat yang paling rendah,yakni keluarga. Dengan adanya perda KTR banyak hal yang bisa dicapai seperti melindungi orang yang tidak merokok supaya tidak terkena dampak buruk dari asap rokok dan menyediakan udara bersih dan sehat tanpa asap rokok yang merupakan bagian dari hak asasi manusia.

Selain penerapan perda KTR upaya penting lainnya yang dapat dilakukan pemeritah adalah melarang iklan rokok yang merupakan suatu intervensi industri rokok dalam membangun kesan positif dan memberi pemahaman menyesatka tentang rokok.

Edited by Wes Arimbawa

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaSosialisasi BKK kepada Desa Adat dan Subak di Badung
Artikel berikutnyaBadung Gelar Apel Lahirnya Pancasila

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here