bvn/gung
LAKUKAN PENCARIAN – Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap dua korban longsor di Eco Park Pelaga Badung.
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Operasi SAR kedua masih berlangsung hingga sore hari, Selasa (3/11/2026) dengan menggunakan alat-alat pencarian gunakan alat manual. Menurut, Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya, proses pencarian korban longsor di kawasan Eco Park Pelaga mengalami kendala akibat kondisi tanah di sekitar perbukitan dan lokasi kejadian masih labil sehingga petugas harus ekstra berhati-hati.
Hingga sore kemarin, Tim SAR telah melakukan penyisiran ke arah hilir sungai sejauh kurang lebih 2,5 Kilometer. Dalam proses tersebut, petugas menggunakan peralatan manual, seperti Chainsaw untuk membersihkan puing-puing di sepanjang aliran sungai.
“Terkait dengan update operasi SAR di hari kedua, kita sudah melaksanakan sortie kedua yang sampai dengan sore hari ini pencarian masih berlangsung. Kita sekarang ini masih menggunakan alat secara manual. Karena tempat yang kita laksanakan, operasi yang kita laksanakan di daerah Eco Park Pelaga ini mengalami kesulitan,” ujarnya.
Menurutnya, lokasi sekarang dan tanah dari perbukitan masih labil, dan di lokasi tanah masih kondisi labil juga. Pihaknya harus berhati-hati dalam pencarian.
Untuk pencarian sampai sore hari ini, pihaknya sudah melaksanakan penyisiran ke arah hilir kurang lebih 2,5 kilometer. “Sekarang kita juga menggunakan alat manual seperti chainsaw, ya, chainsaw dan alat manual untuk pembersihan puing-puing yang ada di sungai tersebut,” paparnya, di Pelaga, Badung.
Ia menyebut, tim fokus dalam pencarian korban sementara, barang-barang korban belum ditemukan. “Kalau barang korban tidak ada ditemukan, dan tim SAR gabungan fokus mencari target yang kita curigai,” ucapnya.
Dirinya menambahkan, pencarian korban dilaksanakan Tim Basarnas maksimal selama 7 hari. “Mudah-mudahan sebelum 7 hari bisa kita menemukan korban,” ucapnya.
​Sidakarya menambahkan, jangkauan pencarian tentu diperluas hingga mencapai 3,5 kilometer dari jangkauan sebelumnya 2,5 meter. “Untuk luas radius pencarian tetap kita kembangkan. Sekarang 2,5 kilometer dan besok (hari ini) mungkin kita kembangkan menjadi 3 kilometer atau 3,5 kilometer,” pungkasnya. (bvn4)










































