Beranda Another Region News Kwarda Bali Gelar Jambore Daerah Sehat di Tengah Pandemi

Kwarda Bali Gelar Jambore Daerah Sehat di Tengah Pandemi

ist

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali Made Rentin.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Guna meningkatkan wawasan dan keterampilan anggota Muda Penggalang dan mempersiapkan Kontingen Kwartir Daerah Bali dalam mengikuti kegiatan Jambore Nasional Tahun 2022, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Bali kembali menyelenggarakan Jambore Daerah Gerakan Pramuka Bali Tahun 2021 atau Bali Scout Jambore. Hal tersebut disampaikan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali Made Rentin saat ditemui di Denpasar pada Kamis (16/12).

Lebih lanjut Made Rentin sapaan akrabnya mengatakan, Jambore Daerah Gerakan Pramuka Bali Tahun 2021 adalah kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang sebagai sarana pembinaan yang menitikberatkan pada kegiatan persaudaraan demi kerukunan dan perdamaian.

Jambore Daerah yang diselenggarakan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali setiap 5 tahun sekali merupakan tugas Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali yang diamanatkan oleh Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Bali sebagai salah satu upaya mencapai tujuan Gerakan Pramuka.

Jambore Daerah Gerakan Pramuka Bali Tahun 2021 diselenggarakan sebagai upaya menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini yang begitu pesat dan berpengaruh dalam kehidupan umat manusia, terutama dalam perkembangan mental dan fisik generasi mudanya yang penuh dinamika. Harapannya Pramuka Penggalang dapat berpadu mengasah kemampuan, keterampilan dan menimba ilmu pengetahuan yang didasari oleh kode etik kepramukaan yaitu Dasa Darma dan Tri Satya.

Selain itu, Made Rentin juga mengatakan, melihat perkembangan kegiatan generasi muda dewasa ini yang semakin mengkhawatirkan, yakni banyak dari mereka terjerumus dalam kegiatan-kegiatan negatif yang membuat mereka gagal dalam meraih cita-cita, maka sangat diperlukan suatu wadah kegiatan nyata dan positif bagi generasi muda sehingga dapat berperan aktif dalam pembangunan dan bela negara atau paling tidak dapat menghindarkan diri dari kegiatan-kegiatan negatif seperti terlibat narkoba, minuman keras (miras) dan lain-lain. Dengan demikian, Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Bali akan mampu mewujudkan manusia Bali unggul demi menunjang pembangunan Bali menuju Era Baru, pungkasnya

Baca Juga  Verifikasi Berlangsung Singkat, KPU Nyatakan Syarat Pendaftaran Paslon Suyadinata Lengkap

Menurut Kepala Pusat Informasi Kwarda Bali, I Ketut Yadnya Winarta, Jambore Daerah tahun 201 ini memiliki nuansa yang sedikit berbeda. Penyelenggaraan jambore ini akan dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Semua peserta jambore harus sudah melewati vaksinasi tahap 2, mengunduh aplikasi pedulilindungi, dan sebelum masuk semua peserta akan dites antigen. Kalau dalam tes tersebut positif, maka peserta otomatis tidak diizinkan mengikuti kegiatan jambore. Selain itu, selama kegiatan jambore, peserta dan panitia tidak boleh keluar-masuk area bumi perkemahan, sekali masuk harus stand by di dalam, ungkapnya.

Begitu juga semua kerabat, maupun keluarga tidak diizinkan untuk membezuk peserta, agar tidak terjadi kontaminasi dari luar buper. Jadi area buper akan dijadikan area steril dari masyarakat umum, dengan penjagaan dari unsur kepolisian dan pecalang, jelas Yadnya.

Ia menambahkan bahwa Jambore Daerah 2021 akan dilaksanakan mulai 19 sampai 21 Desember 2021di Bumi Perkemahan Pramuka Bali I Gusti Ngurah Rai, Margarana, Tabanan. Dengan tema “Berkarakter, Unggul dan Terampil” dan Motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”.

Peserta akan mulai masuk ke buper pada Sabtu tanggal 18 Desember 2021 yang didahului dengan tes antigen dan dilanjutkan dengan registrasi sesuai petunjuk teknis yang ada. Peserta Jambore berasal dari kwartir cabang. Masing-masing kwartir cabang berhak mengirimkan 24 peserta yang dibagi menjadi dua kelompok, putra dan putri, masing-masing kelompok akan dibagi menjadi regu dan masing-masing regu terdiri atas 6 orang.

“Dengan mengedepankan protokol kesehatan ketat, saya harap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi para peserta,” pungkas Yadnya. (sar/hmbal)