Beranda Berita Utama Langgar Prokes, Satpol PP Denpasar Bubarkan Kerumunan di Jalan Veteran

Langgar Prokes, Satpol PP Denpasar Bubarkan Kerumunan di Jalan Veteran

ist

SOSIALISASI – Di tengah situasi pandemi covid-19, Pemkot Denpasar terus memberi sosialisasi perihal penerapan prokes terutama bagi pelaku usaha yang rentan menghadirkan situasi keramaian.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Di tengah situasi pandemi covid-19, Pemerintah Kota Denpasar berupaya untuk terus memberi sosialisasi kepada masyarakat perihal penerapan protokol kesehatan terutama bagi pelaku usaha yang rentan menghadirkan situasi keramaian.

Seperti pada Kamis (10/12) malam kemarin Satpol PP Kota Denpasar memberikan peringatan dan membubarkan kerumunan pada salah kafe di Jalan Veteran Denpasar karena melanggar protokol kesehatan.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Anom Sayoga mengatakan, sebenarnya pemilik usaha bersangkutan sudah menerapkan sejumlah item protokol kesehatan seperti menyediakan pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan dan memberi jarak pada kursi tempat duduknya. “Namun, kami melihat situasi terlalu membludaknya pengunjung cofee shop menjadikan kami harus bertindak tegas dengan membubarkan pengunjung yang datang ke tempat tersebut dan pemiliknya kami ingatkan agar jangan lagi membuat acara yang menimbulkan kerumunan,” ujar Dewa Anom Sayoga.

“Kami tidak melarang masyarakat melakukan kegiatan usaha, namun yang kami harapkan juga diperhatikan terus penerapan protokol kesehatan dan jangan sampai membuat keramaian apalagi sampai membludak yang tentu saja rentan penyebaran covid-19. Dalam kurun waktu seminggu ini saja kami sudah menindak sekitar tiga pelaku usaha di tempat berbeda di Kota Denpasar yang masih belum bisa mengontrol jumlah pengunjungnya dengan baik, yang tentu saja kami beri pemahaman terkait penanggulangan covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat. Semuanya demi menekan penyebaran Covid-19 di Kota Denpasar,” tegasnya lagi.

Selebihnya Dewa Sayoga mewanti-wanti masyarakat atau pemilik usaha untuk ikut berpartisipasi mencegah penyebaran covid 19. “Kami ingatkan kepada pemilik usaha jika masih ada yang membandel akan kami lakukan tindakan hukum,” ucap Sayoga.

Baca Juga  Diperpanjang hingga Desember, Pembebasan Biaya Tagihan Air Minum di Denpasar

Editor Wes Arimbawa

Hosting Indonesia