Beranda Bali News Pasien Sembuh Bertambah 8 Orang, Pasien Positif Covid-19 di Bali Bertambah 6...

Pasien Sembuh Bertambah 8 Orang, Pasien Positif Covid-19 di Bali Bertambah 6 Orang

 

 

DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –
Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jumat (15/5) kembali menyampaikan perkembangan Penanganan corona virus disease (covid-19) di Provinsi Bali.
Terkait kasus, ujar Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra, jumlah kumulatif pasien positif 343 orang. Ada tambahan 6 orang WNI, terdiri atas 3 orang PMI dan 3 orang transmisi lokal.
Jumlah pasien yang telah sembuh, ujar Dewa Made Indra yang juga Sekda Provinsi Bali ini, sejumlah 232 orang. Ada tambahan 8 orang WNI, terdiri atas 5 orang PMI dan 3 orang non-PMI. “Jumlah pasien yang meninggal sejumlah 4 orang,” ujarnya sembari menambahkan, jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 109 orang yang berada di 8 rumah sakit dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering.
Terkait update kebijakan, katanya, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 132 Orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya. Untuk itu, sekali lagi, dalam menekan kasus transmisi lokal maka masyarakat harus sadar dan disiplin dalam melakukan upaya pencegahan virus ini.
Surat Gubernur Bali Nomor 149/Gugascovid19/V/2020 Tanggal 14 Mei 2020 tentang Penggunaan Masker mengharuskan setiap tamu/pengunjung/pemohon pelayanan publik di kantor/instansi untuk menggunakan masker. Bagi tamu/pengunjung/pemohon pelayanan publik yang tidak menggunakan masker agar ditolak atau ditunda proses permohonan pelayanan publik. Apabila pemohon pelayanan publik merupakan penyandang disabilitas atau orang yang kurang mampu secara ekonomi agar dibantu diberikan masker sehingga dapat dilayani permohonan pelayanan publiknya. Untuk maksud tersebut, pada unit-unit pelayanan publik perlu disiapkan masker untuk diberikan kepada pemohon pelayanan publik sesuai kategori di atas.
Mengingat transmisi lokal covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir, maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu padu menguatkan disiplin kita semua dalam penerapan protokol pencegahan covid-19 yakni selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh kita. Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran COVID-19 pasti bisa kita hentikan.
“Untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerja sama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapapun yg pernah kontak dekat dengan orang yang positif COVID-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain.
Editor Wes Arimbawa
Baca Juga  PBB Apresiasi Penanganan Covid-19 di Indonesia
Hosting Indonesia