ist
PROKES – Suasana pemakaman jenazah Made Adiyani yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
GIANYAR (BALIVIRAL NEWS) –
Pada Senin (27/7) bertempat di Kuburan Banjar Dauh Uma, Desa Batuan Kaler, Kecamatan Sukawati Gianyar telah berlangsung pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) atas nama Ni Made Adiyani. Pemakaman dilakukan petugas PMI dan BPBD Gianyar berjumlah 9 orang dan dipimpin koordinator I Wayan Gede Loka sesuai dengan protokol kesehatan guna memutus penyebaran mata rantai covid-19.
Hadir pada kegiatan tersebut Camat Sukawati I Gusti Ngurah Gede Udayadnya, SIP, MM., Kanit Intelkam Polsek Sukawati Iptu I Wayan Gede Eka Sanjaya, Perbekel Batuan Kaler I Wayan Suarma, Babinsa beserta Babinkamtibmas Desa Batuan Kaler. Selain itu hadir juga Bendesa Adat Ganggangan Cangi I Ketut Santika, Kelian Banjar Dauh Uma I Nyoman Kardika, dan I Made Soma Hardi (suami PDP).
Berdasarkan keterangan suami korban PDP I Made Soma Hardi, istrinya Ni Made Adiyani (PDP) sebelum masuk rumah sakit Tabanan pada Sabtu tanggal 25 Juli 2020. PDP memang memiliki sakit asam lambung /maag kronis, karena kondisinya terus menurun dan mengalami radang tenggorokan. Akhirnya korban di awa ke Rumah Sakit Umum Tabanan untuk mendapat perawatan, dari hasil rapid test yang dilakukan menunjukkan reaktif sehingga dilakukan swab test.
Namun pada hari Minggu, 26 Juli 2020 pukul 18.00 wita korban meninggal dunia. Sampai saat ini hasil swab test pasien PDP belum terbit. Untuk menghindari risiko yang timbul, pasien PDP dikubur berdasarkan protokol Kesehatan Covid-19
Editor Wes Arimbawa








































