bvn/dok
I Wayan Puspa Negara, SP, M.Si.
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Anggota Komisi I DPRD Badung Wayan Puspa Negara mendukung penuh langkah Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menaikan dana bantuan ogoh ogoh untuk sekeha teruna dari Rp 25 juta menjadi Rp 40 juta per ST tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan kepada media, Sabtu (7/12/2025).
Menurut Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung tersebut, ini merupakan upaya Bupati memotivasi kawula muda di Badung. “Memberikan bantuan dana kreativitas ogoh-ogoh sangat searah dengan pemikiran Fraksi Gerindra,” tegas politisi asal Legian, Kecamatan Kuta tersebut.
Langkah ini, tegasnya lagi, diyakini dapat memperkuat peran dan fungsi pemuda sebagai pewaris, pengembang, pertahanan dan pelestari budaya serta kearifan lokal di Kabupaten Badung. “Saya memandang bahwa bantuan ini selain layak, juga haknya pemuda Badung sebagai warga Badung yang terhimpun dalam ST dan selama ini telah menunjukkan eksistensi dan jati dirinya menjadi tunas budaya yang antusias,” katanya.
Semangat ini, ungkapnya lagi, patut diapresiasi. Langkah Pemerintah Kabupaten Badung memberi bantuan dana melalui Dinas Kebudayaan sebagai wujud nyata pengayoman dan pemantik semangat kreativitas, semangat berkarya kaula muda kita.
Dana bantuan kreativitas ogoh-ogoh untuk ST di Kabupaten Badung dinaikkan menjadi Rp40 juta per ST akan berlaku mulai tahun 2026. Pemerintah Kabupaten memberikan apresiasi kepada 585 ST/yowana untuk kegiatan kreativitas. Mereka berasal dari 122 desa adat dan 546 banjar adat. “Kenaikan ini patut diapresiasi tinggi sebagai bentuk dukungan real terhadap yowana, seni dan budaya lokal,” tegasnya lagi.
Sedikit gambaran bahwa pada tahun 2025, setiap ST menerima bantuan sebesar Rp25 juta. “Angka Rp40 juta untuk tahun 2026 ini menunjukkan kenaikan yang signifikan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Badung, melalui Dinas Kebudayaan, berencana merealisasikan pencairan dana yang meningkat ini sekitar bulan Februari 2026, menjelang Hari Raya Nyepi. Kenaikan ini diharapkan dapat membantu proses kreativitas, kegotongroyongan, persatuan, kesatuan dan memaksimalkan imajinasi para yowana (pemuda) dalam pembuatan ogoh-ogoh yang bernilai budaya tinggi bermakna spiritual, hingga menjadi atraksi budaya yg spektakuler bagi masyarakat & wisatawan.
Di sisi lain, Puspa Negara berharap bahwa bantuan kepada ST ini terus ditingkatkan dari tahun ke tahun seiring dengan meningkatnya PAD Badung yang sebagian besar bersumber dari PHR. Artinya, bantuan dana kreativitas ini agar dikembangkan lagi selain untuk ogoh-ogoh, juga agar diupayakan dana bantuan motivasi untuk keberlangsungan dan keberlanjutan kreativitas ST pada berbagai program dan kegiatan yang terbukti menjadi garda pembangunan kepemudaan dengan berbagai kreativitas dan semangatnya menjaga budaya dan karifan lokal kita. (sar)









































