Beranda Bali News PPKM Jadi “Recovery” Ekonomi Dalam Jangka Panjang, Trisno Nugroho Serahkan PSBI di...

PPKM Jadi “Recovery” Ekonomi Dalam Jangka Panjang, Trisno Nugroho Serahkan PSBI di Banjar Gunung

ist

PSBI – Kepala KPw BI Bali Trisno Nugroho menyerahkan bantuan PSBI kepada perwakilan kelompok masyarakat di Banjar Gunung, Peguyangan Kaja Denpasar, Jumat (13/8).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Kepala KPw BI Provinsi Bali Trisno Nugroho menyatakan, sejak Juni 2021, kasus positif covid-19 naik drastis dan masih ada kemungkinan naik lagi. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah. “Mulai dari penerapan PPKM darurat di Jawa Bali sejak 3 Juli 2021 dan terakhir pemerintah kembali memberlakukan perpanjangan PPKM level 4 mulai tanggal 10 hingga 16 Agustus 2021 di Pulau Jawa-Bali,” ujar Trisno Nugroho saat menyerahkan PSBI berupa paket sembako di Banjar Gunung, Denpasar, Jumat (13/8/2021).

Kebijakan tersebut, ungkapnya, tentu saja memberi dampak yang signifikan bagi masyarakat, khususnya di Bali. Dampak yang paling terlihat dengan PPKM darurat adalah penurunan kemampuan sosial ekonomi.

Selain itu juga terjadi kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar, terutama pangan, bagi masyarakat ekonomi ke bawah. “Kesulitan tersebut berpotensi mengakibatkan lemahnya imunitas masyarakat, sehingga upaya pencegahan covid-19 tidak dapat dilakukan secara optimal,” ujar pejabat yang suka berpantun tersebut.

Menyikapi fenomena tersebut, katanya, Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupaya berperan aktif dalam penanggulangan pandemi covid-19. “Pada kesempatan ini, kita akan bersama-sama menyaksikan penyerahan 2.500 paket sembako penanggulangan covid-19. Bantuan ini nantinya akan disalurkan kepada warga yang terdampak covid-19 secara bertahap,” ungkapnya sembari menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Kelian Adat Banjar Gunung dan Perbekel Peguyangan Kaja melalui I Gusti Agung Rai Wirajaya selaku Anggota Komisi XI DPR RI.

Akhir kata, dia berharap agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi seluruh warga yang terdampak covid-19. PPKM darurat ini dalam jangka pendek sedikit menjadi pil pahit untuk perkembangan perekonomian, namun untuk jangka panjang akan menjadi recovery terbaik untuk perbaikan perekonomian Bali. Kebijakan ini akan menekan angka penyebaran covid-19. Jika angka covid-19 terkendali maka akan semakin mempercepat perbaikan perekonomian di Bali.

Baca Juga  BNN Badung Sebut Asesmen Meningkat di 2022

Selain itu, penting bagi kita untuk meningkatkan imunitas tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang baik, bisa melindungi kita dari mikroba berbahaya serta penyakit tertentu, termasuk covid-19. Kesehatan pulih, ekonomi bangkit, menuju Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh. (sar/bvn)