Beranda Another Region News Soal Gempa Megathrust, BMKG Minta Masyarakat Bali Beraktivitas Secara Normal

Soal Gempa Megathrust, BMKG Minta Masyarakat Bali Beraktivitas Secara Normal

bvn/net

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

BMKG Wilayah Bali mengeluarkan rilis terbaru, Senin (19/8/2024). Diungkapkan, sejarah mencatat bahwa gempa bumi besar terakhir di Selat Sunda terjadi pada tahun 1757 (usia
seismic gap 267 tahun) dan gempa bumi besar terakhir Mentawai-Siberut terjadi pada tahun 1797 (usia seismic gap 227 tahun). Artinya kedua seismic gap tersebut perioditasnya sudah lama.

Mengutip para ahli, BMKG menduga, zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut merupakan zona kekosongan gempa besar (seismic gap) yang sudah berlangsung selama ratusan tahun. Seismic gap ini harus diwaspadai karena dapat melepaskan energi gempa signifikan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Potensi gempa bumi pada Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut bukan hal baru, bahkan sudah ada sejak sebelum terjadi gempa dan tsunami Aceh 2004.

Terkait statemen BMKG bahwa gempa bumi di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut “Tinggal
Menunggu Waktu” yang telah disampaikan sebelumnya, hal ini dikarenakan kedua wilayah
tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar, namun bukan berarti akan segera terjadi gempa dalam waktu dekat. Dikatakan, “tinggal menunggu waktu” disebabkan segmen-segmen sumber gempa di sekitarnya sudah rilis gempa besar, sementara Selat Sunda dan Mentawai-Siberut hingga saat ini belum terjadi.

Sampai dengan saat ini, belum ada ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat (kapan, di mana dan berapa kekuatannya), sehingga tidak dapat diketahui kapan gempa akan terjadi, sekalipun tahu potensinya.

Berdasarkan pengamatan kegempaan di Selatan Bali, secara umum relatif aman dengan
didominasi gempabumi magnitudo 3-4.  BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa baik melaut, berdagang dan berwisata di pantai. Jika merasakan gempa bumi kuat dengan durasi yang lama, segera keluar rumah dan menjauhi pantai.

Baca Juga  Ajak Jalankan Bhakti ke Ida Bhatara Kawitan dan Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiri HUT Ke-71 MGPSSR

Informasi potensi gempa Megathrust yang berkembang saat ini bukanlah prediksi atau peringatan dini, sehingga diharapkan tidak dimaknai secara keliru seolah akan terjadi dalam waktu dekat. BMKG selalu siap memberikan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami dengan cepat dan akurat.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal
komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website
(http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel
(https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (sar)