bvn/sar
TINDAK LANJUT LNG – Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama memimpin rapat pembahasan tindak lanjut pembangunan terminal LNG, Senin (11/12/2023).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
DPRD Bali di bawah komando Ketuanya Nyoman Adi Wiryatama, Senin, 11 Desember 2023, menggelar pembahasan tindak lanjut pembangunan terminal Liquefield Natural Gas (LNG) Bali Offshore sebagai salah satu upaya realisasi program Bali energi bersih dan mandiri. Acara tersebut dihadiri Pj. Gubernur Bali SM Mahendra Jaya, perwakilan Walikota Denpasar, DPRD Kota Denpasar dan sejumlah undangan lainnya.
Ditanya mengenai rencana pembangunan LNG Bali Offshore tersebut, Pj. Gubernur SM Mahendra Jaya yang hadir pada rapat pembahasan tindak lanjut pembangunan terminal LNG tersebut menyatakan, Pemprov mendukung adanya rencana untuk mewujudkan kemandirian energi. Soal kendala, Pj. Gubernur menyatakan sudah ada solusi untuk penyelesaiannya. Kalau pemerintah, katanya, sudah memberikan rekomendasi.
Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama menyatakan, ini masalah energi dan sudah bergulir sejak 3 tahun lalu. Pihaknya dengan Pemprov Bali sudah memiliki prinsip ke depan Bali harus go green dan go clean, ada pergubnya. Dalam perjalanannya, terminal LNG ini ada penolakan melalui demo-demo.
Ini diyakininya karena kurang sosialisasi. Setelah sosialisasi, ujarnya, harus ada harmonisasi antara desa adat terkait seperti Sanur Intaran, Serangan, dan Sidakarya. “Setelah ada harmonisasi antara Pemprov dan pemerintah kota, masyarakat sudah setuju tetapi proyek ini tetap belum jalan,” tegasnya.
Pada pertemuan tadi, ujar Adi Wiryatama, terungkap yang dinilai tidak konsisten adalah PLN. Karena itu, dia minta PLN untuk konsisten dan kerjakan yang penting ada asas manfaat bagi masyarakat dan energi Bali ini terpenuhi. (wes)










































