Beranda Badung News Sudah Tamatkan Siswa, Gedung Sekolah belum Terbangun: Dari Raker Komisi IV DPRD...

Sudah Tamatkan Siswa, Gedung Sekolah belum Terbangun: Dari Raker Komisi IV DPRD Badung dengan Tiga OPD

0
Hosting Indonesia

sar

RAKER – Ketua Komisi IV DPRD Badung Made Suwardana didampingi sejumlah anggotanya menggelar raker dengan tiga OPD yakni Disdikpora, Disbud dan Disperinaker, Selasa (5/4/2022).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Komisi IV DPRD Badung yang dikomando Made Suwardana, Selasa (5/4/2022) menggelar rapat kerja dengan tiga organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Disdikpora), Dinas Kebudayaan (Disbud), dan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker). Tujuannya, mematangkan program yang akan dilaksanakan pada 2022 ini.

Raker dipimpin Ketua Komisi IV Made Suwardana didampingi Nyoman Dirgayusa, Luh Gede Rara Hita Sukma Dewi, Gusti Agung Inda Trimafo Yudha, Luh Gede Sri Mediastuti dan Edy Sanjaya. Dari ketiga OPD hadir Kadisdikpora Gusti Made Dwipayana, Kadis Kebudayaan Gde Eka Sudarwita, dan Kadisperinaker IB Oka Dirga.

Setelah ketiga OPD menyampaikan secara garis besar program yang akan dilakukan, giliran anggota Komisi IV menyampaikan beberapa program dan fakta lapangan yang terkait dengan ketiga OPD. Di antaranya mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi di kalangan pariwisata terkait covid-19, sejumlah kasus pendidikan dan di kebudayaan.

Di sektor pendidikan, Made Suwardana mengungkapkan, SMP 5 Abiansemal sudah menamatkan siswanya. Namun hingga saat ini, gedung sekolahnya belum ada. Para siswa belajar di sejumlah sekolah lainnya. “Sebelum covid pun, para siswa sudah jaga jarak. Kelas I numpang di sekolah A, kelas II numpang di sekolah B dan kelas III numpang di sekolah C,” ujar Suwardana mengilustrasikan.

Karena itu, Suwardana minta Disdikpora memberi prioritas pada pembangunan gedung SMP 5 Abiansemal sehingga mereka tidak terpencar terus dalam belajar. Ini terjadi sejak pandemi covid belum melanda namun hingga kini gedung sekolah belum berwujud.

Hal sama terjadi di SMP 7 Mengwi yang ada di Cemagi seperti diungkap anggota Komisi IV Edy Sanjaya. Sekolah ini akan segera menamatkan siswanya namun hingga kini belum memiliki gedung sekolah. “Saat ini Disdikpora dana hingga Rp 173 miliar termasuk untuk perbaikan gedung sekolah. Apakah akan terbangun tahun ini,” ujarnya bernada tanya.

Satu kasus gedung juga diungkapkan anggota Komisi IV Luh Gede Sri Mediastuti. Dia mengungkapkan gedung SD 5 di Kuta yang tanahnya milik orang lain sehingga gedungnya tetap rusak karena tak bisa diperbaiki karena status tanah yang belum jelas.

Menurutnya, pemiliknya sudah sangat terbuka. Apakah akan dibeli atau tukar guling atau akan pindah ke lokasi yang baru. “Kami minta ketegasan Disdikpora dan jawabannya ditunggu secepatnya,” tegasnya.

Selain tiga kasus sekolah, beberapa kasus pendidikan yang mencuat di antaranya kekurangan guru, kasus kecurian di sejumlah sekolah dan yang lainnya. Sementara dari Disperinaker, terungkap, mulai ada kabar gembira bahwa karyawan yang sebelumnya ter-PHK saat ini mulai dipanggil untuk kembali bekerja. “Ini kabar gembira, semoga covid-19 cepat berlalu dan kondisi pariwisata kembali normal dan karyawan di sektor pariwisata bisa bekerja seperti biasa,” tambah anggota Komisi IV Gusti Agung Inda Trimafo Yudha. (sar/bvn)

 

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaTarget Cepat Jadi Perda, Pansus Penyelenggaraan Perizinan Berusaha DPRD Badung Gelar Rapat Internal Khusus
Artikel berikutnyaTim Yustisi Denpasar Terus Gencarkan Prokes, 53 Orang Terjaring di Kelurahan Pedungan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here