bvn/sar
Putu Alit Yandinata
MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –
Anggota Komisi III DPRD Badung Putu Alit Yandinata mendesak Pemkab Badung serta Direksi Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada untuk segera melengkapi sarana dan prasarana gedung yang dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Sarana dan prasarana ini sangat penting. Kalau tidak dilengkapi, gedung megah yang sudah rampung akan mubasir,” ujarnya di sela-sela kunjungannya ke Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, Senin (30/5/2022).
Alit Yandinata mengacungi jempol Pemkab Badung yang berani menggelontor dana besar untuk pembangunan gedung RSD tersebut. Namun ini saja belum cukup. Gedung ini perlu dilengkapi dengan sarana dan prasarana untuk bisa maksimal memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Untuk memenuhi sarana dan prasarana tersebut, ungkapnya, sumber dananya bisa berasal dari APBD Badung dan bisa juga dari dana RSD yang saat ini sudah berstaus Badan Layanan Umum (BLU). “Dua sumber dana ini bisa disinkronkan sehingga semua kebutuhan seperi bed atau tempat tidur termasuk alat-alat kesehatan (alkes) bisa dibeli,” katanya.
Selain sarana dan prasarana, Alit Yandinata juga meminta fasilitas wifi di RSD Mangusada diperkuat. Masyarakat yang memerlukan layanan RS perlu komunikasi yang intens dengan keluarga maupun pihak-pihak lainnya. Namun saat ini, justru komunikasi di RSD Mangusada sangat terkendala. “Selain tidak bisa menggunakan wifi yang ada di RSD, menggunakan data sendiri juga bermasalah,” katanya.
Satu lagi, Alit Yandinata menyoroti soal santunan kematian yang sebelumnya sudah diberikan. Beberapa tahun terakhir, program itu tidak jelas. Masyarakat sangat berharap santunan tersebut. “Bahkan ada banjar yang mengurus upacara kematian warganya karena ada santunan ini. Ketika santunan ini tak lagi disalurkan, tentu saja ada masalah baru,” katanya.
Dia berharap, program santunan kematian ini tetap bisa dilaksanakan, sementara program lain seperti uang penunggu pasien maupun yang lain untuk sementara bisa dihentikan. “Masyarakat sudah kadung menunggu-nunggu santunan ini,” katanya. (sar)








































