Beranda Badung News Tak Masalahkan Penundaan Wisman, “Launching” Kecak New Normal Bagian dari Persiapan

Tak Masalahkan Penundaan Wisman, “Launching” Kecak New Normal Bagian dari Persiapan

Made Sumerta

 

MANGUPURA (BALIVIRAL NEWS) –

Launching Kecak New Normal di Pecatu Kuta Selatan dilakukan untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin ketika nanti pariwisata sudah dibuka baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal itu dikemukakan Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta saat dihubungi Baliviral News.com, Selasa (25/8/2020).

Saat dikatakan pembukaan wisman ke Bali pada 11 September mendatang ditunda, Sumerta yang juga Ketua Komisi IV DPRD Badung tersebut tak mempermasalahkannya. “Penundaan ini jelas karena pertimbangan matang terutama soal protokol kesehatan,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Namun launching kecak new normal dilakukan untuk mempersiapkan diri secara matang jika nanti pariwisata memang dibuka untuk semua baik wisdom maupun wisman. “Dengan launching ini, kita sudah punya persiapan yang matang termasuk memberlakukan protokol kesehatan dengan benar,” katanya.

Apakah launching ini mubazir ketika ada penundaan kunjungan wisman ke Indonesia khususnya Bali? Sumerta kembali menegaskan, ini bagian dari persiapan menyongsong dibukanya pariwisata secara keseluruhan di tengah pandemi covid. “Tak hanya kecak yang harus dilaunching, semuanya seperti objek wisata dan atraksi wisata lainnya perlu launching sehingga persiapan menjadi matang,” katanya.

Ini perlu dilakukan agar pariwisata tidak menjadi klaster baru penyebaran covid-19. “Kami ingin kesehatan tetap prioritas namun ekonomi tetap berjalan beriringan,” tegasnya.

Editor N. Sarmawa

Baca Juga  Wawali Arya Wibawa Mendem Pedagingan Serangkaian Karya Pemelaspasan Gedong dan Tajuk Pura Desa Adat Penyaringan Sanur Kauh