Beranda Berita Utama Tekan Stunting, Bunda PAUD Denpasar Buka Acara Peluncuran dan Pelatihan “Sehat Dengan...

Tekan Stunting, Bunda PAUD Denpasar Buka Acara Peluncuran dan Pelatihan “Sehat Dengan Isi Piringku”

Hosting Indonesia

ist

Bunda PAUD Denpasar Ny. Antari Jaya Negara.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan pemahaman guru PAUD dan orang tua siswa tentang gizi seimbang, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar dan IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia) Kota Denpasar berkolaborasi dengan Danone Indonesia dan  NGO Spektra menggelar Peluncuran & Pelatihan “Sehat dengan Isi Piringku”. Acara ini dibuka secara resmi Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara secara daring Rabu (18/8).

Dalam kesempatan itu  Ny. Sagung Antari mengucapkan terima kasih kepada Danone Indonesia dan Spektra atas kepedulian dan kontribusinya khususnya kepada anak usia dini melalui program Sehat dengan Isi Piringku.  Menurutnya, acara ini sebagai penyadaran bagi kita semua, terutama orang tua yang mempunyai anak usia 4-6 tahun untuk memberikan asupan makan dengan gizi berimbang melalui panduan program Isi Piringku. Selain gizi berimbang, juga kebiasaan minum air mineral sedikitnya 6 gelas per hari.

“Oleh karena itu marilah kita ikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya dan kemudian mengimplementasikan hasil pelatihan ini dengan melakukan edukasi di masing-masing lembaga PAUD/TK. Selain itu kepada orang tua agar selalu menggunakan panduan isi piringku dalam memberikan asupan makan kepada anak-anak dan anggota keluarganya,” ajak Ny. Sagung Antari.

Lebih lanjut dia mengatakan sebagai Bunda PAUD dengan dilandasi rasa cinta dan kasih sayang selalu mendorong masyarakat untuk bersama-sama dan bergotong royong mengatasi pandemi ini dengan meningkatkan imunitas anggota keluarga, selalu mematuhi protokol kesehatan khususnya melalui cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, memakai masker dan menjaga jarak.

Dalam kondisi apa pun keluarga harus menjadi perhatian utama kita semua, karena keluarga merupakan wahana pendidikan pertama dalam membentuk karakter dan tumbuh kembang anak-anak kita. Dalam menjawab dua hal ini, pengasuhan menjadi kata kuncinya.

Baca Juga  49 Orang Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar, Kasus Positif Bertambah 57 Orang

Pengasuhan bukan hanya soal pendidikan tetapi juga soal tumbuh kembang. Sebagaimana kita ketahui bahwa rentang usia 0-6 tahun adalah “The Golden Ages” yaitu merupakan waktu yang tepat dalam membentuk karakter seorang anak. Pada waktu ini otak anak-anak kita sedang pada posisi paling cemerlang. Pada usia 1 sampai 4 tahun, tingkat kapabilitas kecerdasan anak-anak kita telah mencapai 50%. Usia 5 sampai 8 tahun mencapai 80% dan sisanya 20% diperoleh saat anak berumur 8 tahun ke atas.

“Oleh karena itulah pengasuhan pada anak usia dini sangat menentukan derajat kualitas kesehatan, intelegensi kematangan emosional dan produktivitas manusia pada tahap berikutnya atau dengan kata lain kualitas SDM kita sangat ditentukan oleh pengasuhan pada tumbuh kembang sampai usia 8 tahun,” jelasnya.

Sementara itu pelaksana kegiatan sekaligus Direktur Spektra Roni Sya’Roni mengatakan, Program Sehat Dengan Isi Piringku di Kota Denpasar merupakan salah satu bentuk program CSR Danone Indonesia yang didedikasikan kepada masyarakat Indonesia, guna meningkatkan kualitas SDM yang sangat diperlukan untuk pembangunan. (wes/hmden)

Hosting Indonesia