Beranda Bali News Trisno Nugroho: Penandatanganan PKS antara Produsen Arak dan Manajemen Hotel Dukung Pemulihan...

Trisno Nugroho: Penandatanganan PKS antara Produsen Arak dan Manajemen Hotel Dukung Pemulihan Ekonomi Bali

bvn/sar

PKS – Kepala KPw BI Bali Trisno Nugroho mendampingi Gubernur Koster menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara produsen atau dan/atau distributor arak, Rabu (7/9/2022).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Provinsi Bali Trisno Nugroho menilai, penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara produsen dan/atau distributor minuman beralkohol berbahan baku lokal Bali dengan pihak Manajemen Hotel Marriott dan The Apurva Kempinski Bali merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pemulihan ekonomi Bali. Selain itu, penandatanganan PKS ini merupakan dukungan dan implementasi Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.

Hal tersebut diungkapkannya saat penandatangan PKS antara produsen arak dengan manajemen sejumlah hotel berbintang di Bali. Penandatanganan PKS ini juga dihadiri Gubernur Wayan Koster, Bupati Karangasem Gede Dana, Area Vice President Marriott-Indonesia, Ramesh Jackson, General Manager The Apurva Kempinski Bali, Vincent Guironnet, Kadis Perindustrian Bali Wayan Jarta, Kadiskominfos Bali Gede Pramana, serta Direktur PT Dewan Arak Bali, I Nyoman Juli Arsana. Acara yang berlangsung di Jaya Sabha tersebut juga menghadirkan sejumlah produsen serta distributor arak Bali.

Melalui kerja sama yang terjalin ini, Trisno berharap, pemulihan pariwisata Bali yang mulai dirasakan oleh perhotelan dan pelaku usaha juga turut dirasakan oleh UMKM dan masyarakat luas. Oleh karena itu, hal ini diharapkan mampu mempercepat kebangkitan ekonomi Bali yang sempat terpuruk akibat pandemi covid-19.

“Akhir kata, kami berharap agar penandatanganan PKS tidak berhenti sampai di sini melainkan dilanjutkan pada transaksi yang akan dilakukan dan berdampak positif bagi seluruh pihak yang terkait. Mari kita bersama-sama merapatkan barisan untuk melangkah ke depan, berkontribusi secara aktif untuk perekonomian Bali dan Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga  Tim Bantuan Medis Janar Duta FK Unud Gelar Pengobatan Gratis di Peyadnyan Ngaben Masal Sekeha Suka-Duka Dwi Yadnya Desa Nongan, Karangasem

Gubernur Bali Wayan Koster pada kesempatan tersebut mengungkapkan, perkembangan pariwisata Bali tidak terlepas dari masyarakat Bali mempertahankan budaya Bali. “Karena budaya Bali terjaga dengan baik, banyak wisatawan asing berkunjung ke Bali sehingga banyak hotel, restoran dan biro perjalanan berkembang dengan baik,” tegasnya.

Karena itu, kata Gubernur, perlu ada kesadaran dan keterpanggilan dari pihak manajemen hotel untuk menggunakan produk-produk lokal Bali. Di antaranya beras Bali, salak Bali, jeruk Bali, manggis Bali, ayam Bali, sapi Bali, garam Bali termasuk arak Bali. “Dengan demikian ada harmoni antara pengusaha dan masyarakat,” katanya.

Gubernur mengingatkan pengusaha tak boleh egois. Jika ada protes dari masyarakat tentu akan memunculkan disharmoni. Karenanya, perlu bangun kesadaran harmoni di kalangan pengusaha untuk memanfaatkan semaksimal mungkin produk-produk lokal Bali. (sar)