Beranda Bali News Bayi Perempuan Ditemukan Telantar dan Meninggal di Sanur Kauh

Bayi Perempuan Ditemukan Telantar dan Meninggal di Sanur Kauh

bvn/gung

BAYI TELANTAR – Lokasi ditemukan bayi perempuan telantar dan meninggal di Sanur Kauh Denpasar, Sabtu (2/5/2026).

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Suasana pagi di kawasan Sanur Kauh, Denpasar Selatan, mendadak berubah haru setelah warga menemukan sesosok bayi perempuan dalam kondisi tidak bernyawa, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 06.16 Wita.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya memaparkan, kronologis penemuan jenazah bayi tersebut. Pertama kali diketahui oleh seorang warga yang hendak menyapu halaman rumahnya di Jalan Tirta Ening II.

“Saat itu, saksi terkejut melihat bayi tergeletak di atas sebuah meja kayu di halaman depan rumahnya,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/5/206) di Denpasar.

Dirinya menyampaikan, saksi pun berteriak meminta pertolongan dan segera memeriksa kondisi bayi tersebut. “Namun nahas, bayi malang itu sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” jelasnya.

Dirinya menyebutkan, saat ditemukan, bayi perempuan tersebut berada dalam posisi telentang di atas handuk berwarna pink dan hanya mengenakan popok. “Kondisi ini sontak mengundang keprihatinan warga sekitar yang mulai berdatangan ke lokasi kejadian,” ujarnya.

Dirinya menerangkan, Tim Identifikasi Polresta Denpasar yang tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 10.45 Wita langsung melakukan olah TKP. “Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, tali pusar bayi diketahui masih belum terputus, hanya dibungkus tisu dan dijepit menggunakan penjepit kertas,” paparnya.

Dirinya menjelaskan, pada pukul 11.30 Wita, jenazah bayi dibawa ke RS Prof. IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk penanganan lebih lanjut.

Saputra Jaya menambahkan, hingga kini, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pihak yang tega meninggalkan bayi tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian dan tanggung jawab terhadap kehidupan, terutama bagi anak yang baru lahir. (bvn4)

Baca Juga  Gubernur Koster Ajak Pasemetonan Berpartisipasi Aktif Dukung Kebijakan Pemerintah