Beranda Bali News Dipinang Christian Dior, Endek Bali Diharapkan Angkat Ekonomi Perajin

Dipinang Christian Dior, Endek Bali Diharapkan Angkat Ekonomi Perajin

sar

ENDEK – Kadis Perindag Bali Wayan Jarta saat mengiktui webinar terkait endek Bali di rumah jabatan Gubernur Jaya Sabha, Rabu (11/11/2020).

 

DENPASAR (BALIVIRAL NEWS) –

Dipinang oleh salah satu rumah mode terkenal dunia yakni Christian Dior, kain endek Bali diharapkan mampu mengangkat ekonomi para perajin. Hal itu diungkapkan Kadis Perindag Bali Wayan Jarta saat mengikuti webinar secara virtual mengenai kain endek yang digelar Kemenlu di Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Untuk itu, Jarta berharap seluruh kebutuhan endek Dior dipasok langsung dari Bali. “Jika ini bisa dilakukan, kami yakin kebanggaan perajin endek Bali karena produknya digunakan rumah mode internasional berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan perajin,” tegasnya. Selain dari sisi ekonomi, Jarta juga berharap, endek Bali memperoleh perlindungan secara maksimal baik dari sisi hak cipta dan sebagainya. “Jangan sampai setelah dipinang atau digunakan oleh Dior, endek justru diklaim oleh pihak lain,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jarta melontarkan pertanyaan, apakah Bali bisa membatalkan perjanjian dengan pihak lain termasuk Dior jika dua harapan di atas tak terpenuhi. “Di manakah posisi Bali, apakah bisa membatalkan jika kedua tujuan di atas tak terpenuhi,” katanya. Pada kesempatan itu, ada satu solusi yang dilontarkan utusan Kemenkum HAM, Gunawan. Menurutnya, semua kebutuhan Dior baik jumlah, jenis, motif dan sebagainya, semua dikelola oleh Dinas Perindag Bali. Jika ini dilakukan, tegasnya, dipastikan tujuan ekonomis dan perlindungan bisa diperoleh.

Sebelumnya webinar yang dipandu Kepala P3K2 Asia Pasifik dan Afrika/Kepala Sekretariat TPPE Dyah Lestari Asmarani menyatakan, Kemnelu melalui KBRI Paris berkoordinasi dengan berbagai kementerian/lembaga terkait tengah berupaya untuk memfasilitas rencana penggunaan kain tenun endek Bali oleh salah satu rumah mode ternama Prancis yaitu Christian Dior pada koleksi spring/summer 2021.

Baca Juga  Sekda Bali Pimpin Evaluasi Implementasi SAKIP dan RB Tahun 2022 Asisten Deputi Wilayah II

Selain memperagakan  desain kain endek di Paris Fashion Week (29/9/2021), pihak Dior juga menyampaikan keinginan kepada Indonesia untuk dapat menggunakan kain endek Bali melalui produksi masif koleksinya yang akan dipasarkan pada berbagai show room Dior di seluruh dunia. Diusulkan, Dior melakukan kunjungan ke Indonesia sebagai bagian dari rencana pembukaan Bali untuk wisman pada Desember 2020.

Pada perkembangannya, ujar Dyah Lestari Asmarani, terdapat beberapa isu yang mengemuka dalam pembahasan isu promosi dan pemasaran kain endek Bali. Di antaranya, perlindungan ekspresi budaya tradisional (EBT), menurut UU No.28 tahun 2014 tentang hak cipta, pemajuan kain tenun endek Bali sebagai salah satu objek pemajuan kebudayaan (OPK) menurut UU No.5 tahun 2017, isu indikasi asal menurut UU No.20 tahun 2016 tentang merek dan indikasi geografis mengingat adanya keinginan agar produksi kain endek Bali hanya dilakukan di Bali, serta inventarisasi ekspresibudaya tradisional menurut ketentuan UU Pemerintahan Daerah. Webinar tersebut diikuti utusan dari Kemenkum HAM, utusan dari Depdikbud, serta utusan Kakanwil Hukum HAM Bali. Kadisperindag Bali didampingi oleh sejumlah perajin endek serta anggota Dekranasda Bali.

Editor N. Sarmawa