Beranda Berita Utama Pengurus PHDI Pusat 2021-2026 Sampaikan Hasil Mahasabha XII Kepada Menteri Agama RI

Pengurus PHDI Pusat 2021-2026 Sampaikan Hasil Mahasabha XII Kepada Menteri Agama RI

ist

MAHASABHA XII – Ketua PHDI Pusat Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya menyampaikan hasil Mahasabha XII PHDI kepada Menteri Agama, Jumat (7/1/2022).

 

JAKARTA (BALIVIRALNEWS) –

Pertemuan Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat masa bhakti 2021-2026 dengan Menteri Agama RI H. Yaqut Cholil Qoumas tersebut berlangsung pada Jumat (7/1/2022) di Gedung Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin No. 6 Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya menyampaikan hasil dari Mahasabha XII PHDI yang telah berlangsung pada tanggal 28-31 Oktober 2021 secara semivirtual.

Astungkara Mahasabha sudah berjalan dengan baik, dan telah menghasilkan kepengurusan baru yang nantinya akan melanjutkan kerja-kerja Parisada selama lima tahun ke depan,” ungkapnya.

Selain itu, Wisnu Bawa Tenaya juga menegaskan umat Hindu siap berkolaborasi dengan Kementerian Agama RI, khususnya dalam upaya meningkatkan nilai-nilai moderasi beragama. “Umat Hindu dan PHDI siap mendukung program-program Kementerian Agama khususnya dalam mengedepankan nilai-nilai moderasi beragama,” sambungnya.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Agama RI, Gus Yaqut memberi atensi positif terhadap upaya penguatan lembaga Badan Dana Dharma Nasional (BDDN) oleh Parisada. “Kami dukung program penguatan terhadap BDDN, nanti akan dibantu oleh Plt. Dirjen untuk memfasilitasi PHDI khususnya dalam mempersiapkan payung hukum BDDN,” ungkapnya.

Gus Yaqut juga meminta Parisada dapat memperkuat pesan-pesan moderasi kepada umat Hindu agar Tahun Toleransi 2022 dapat terwujud dengan baik. “Parisada harus membangun trust yang kuat di kalangan umat Hindu, agar dapat berpartisipasi dalam giat-giat positif yang mencerminkan nilai-nilai moderasi beragama,” tutupnya. (bvn/r)

Baca Juga  Sekda Adi Arnawa Jadi Panelis Dalam Acara "Bali Economic and Investment Forum"