Beranda Another Region News Serangkaian Usaba Sambah Dangsil, Desa Adat Ulakan Mohon Tirta Pingit di Tengah...

Serangkaian Usaba Sambah Dangsil, Desa Adat Ulakan Mohon Tirta Pingit di Tengah Laut

bvn/sar

NGATURANG AYAH – Para penari ngaturang ayah di catuspata Desa Adat Ulakan serangkaian Usaba Sambah Dangsil, Kamis (28/9/2023).

 

AMLAPURA (BALIVIRALNEWS) –

Jelang puncak Usaba Sambah Dangsil yang jatuh pada Purnamaning Sasih Kapat, Desa Adat Ulakan di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem menggelar berbagai kegiatan sejak sebulan yang lalu. Namun yang paling puncak dilakukan sejak Rabu (27/9/2023) yakni Ida Betara Kabeh dan Sesuhunan di Pura Puseh tedun katuran Melasti.

Hal ini diungkapkan Keliang Desa Adat Ulakan Ketut Arsana didampingi Petajuh (Wakil Keliang, red) Ketut Sukertia di sela-sela pelaksanaan Usaba Sambah Dangsil di Pura Bale Agung Desa Adat Ulakan, Kamis (28/9/2023). Sementara puncak Usaba Sambah Dangsil akan digelar di Pura Puseh pada Purnamaning sasih Kapat, Jumat (29/9/2023).

Pada saat Melasti, ujarnya, Ida Betara lunga ke segara untuk memohon pembersihan atau penyucian. Pada saat Melasti itu, kata Ketut Arsana, juga diisi dengan memohon tirta pingit di tengah lautan (di tengahing segara). “Itu yang disebut Tirta Kamandhalu sebagai sumber amertha. Astungkara, acara pemelastian kemarin sudah berjalan lancar labda karya, becik, rahayu lan rahajeng,” ujar Ketut Arsana.

Masih pada Rabu (27/9/2023) setelah acara pemelastian dari pantai, ujarnya, sekitar pukul 13.00 di catuspata digelar pemendakan (penjemputan, red) Ida Bethara kabeh, Ida Betara Tirta. “Kami nuur Betara Tirta ring Pura Kahyangan Jagat sami hingga berjumlah 20 pura dari pura kahyangan jagat yang ada di wilayah Bali, termasuk tirta pingit yang sudah dimohon di tengah segara, selanjutnya Ida Betara Kabeh katuran melingga ring Pura Puseh,” katanya.

IB Rai D. Mantra hadiri usaba di Desa Adat Ulakan.

Pada Kamis (28/9/2023), ujarnya, digelar puncak Karya Usaba Sambah Dangsil. Namun sebelum puncak Usaba Sambah Dangsil itu, mulai pukul 07.00 pihaknya melaksanakan Upacara Penyatur Desa, yakni menghaturkan yadnya di Pura Dalem, menghaturkan yadnya di Pura Prajapati, juga di penyatur atau di batas-batas desa.

Baca Juga  Dipimpin Gubernur Koster, Pemprov Bali Raih Opini WTP 9 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Di sebelah utara, bernama di Janglab perbatasan dengan Desa Adat Duda. Di sebelah barat bertempat di Belong Kauh berbatasan dengan Desa Adat Angantelu, sebelah selatan di laut berbatasan dengan Samudera Indonesia, dan di sisi timur di Kantor Pos berbatasan dengan Desa Adat Tanah Ampo. “Di tengah, kami menjalankan upacara Manca Kelud untuk memohon agar wewidangan Desa Adat Ulakan santhi (damai).

Selanjutnya, sejak pukul 09.00 pada Kamis (28/9/2023), ujarnya lagi, merupakan puncak Usaba Sambah Dangsil. Usaba Sambah, katanya, dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. “Ini sudah tertera dalam awig-awig Desa Adat Ulakan,” katanya.

Selain sambah, juga digelar Usaba Dangsil atau Usaba Desa yang puncaknya akan dilaksanakan pada Purnamaning Kapat besok. Pada puncak Purnamaning Kapat tanggal 29 September 2023, Ida Betara Kabeh akan tedun ke Peselang. Hal itu mengikuti akasa pertiwi, Ida Betara turun dari luhuring akasa ke pertiwi. Selanjutnya Ida Betara kabeh akan ngaksi, nodya, nyuryanin dari Bale Pengrayunan. Dari sana Ida Batara akan menyaksikan damuh-damuh utawi krama semua di mana pun berada.

Setelah nyuryanin krama semua, Ida Betara akan melinggih di Peselang, selanjutnya Ida Betara akan ngarga yang bernama amertha. Amertha itu akan dianugerahkan kepada krama Desa Adat Ulakan semua. “Semoga atas anugerah Ida Betara, krama desa semua memperoleh kerahayuan dan kerahajengan. Dianugerahi amertha untuk mendukung kehidupan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Arsana juga meminta dukungan dan doa kepada para undangan dan pemedek semua agar karya ini bisa berjalan lancar tanpa hambatan labda karya sida sidaning don. Dia pun meminta maaf jika dalam perjalan karya ada kekuangan.

Selain krama desa adat baik yang ada di Desa Adat Ulakan maupun di luar Desa Adat Ulakan, puncak Karya Sambah Kamis (28/9/2023) juga dihadiri sejumlah undangan. Di antaranya utusan dari Pj. Gubernur Bali, sejumlah anggota legislatif baik di provinsi maupun di Kabupaten Karangasem, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya seperti Ida Bagus Rai Darmawijaya Mantra. (sar)

Baca Juga  Pemakaman Jenazah PDP di Batuan Kaler Dilakukan sesuai Protokol Kesehatan