Beranda Badung News Kembangkan Potensi yang Khas, GN Saskara Yakin UMKM Mampu Berkembang

Kembangkan Potensi yang Khas, GN Saskara Yakin UMKM Mampu Berkembang

sar

Gusti Ngurah Saskara, SE.

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Anggota Komisi III DPRD Badung Gusti Ngurah Saskara, SE berharap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mampu mengelola peluang usaha khas yang ada di lingkungan maupun desa masing-masing. Jika ini dilakukan, anggota Fraksi Partai Golkar Badung tersebut, yakin UMKM mampu berkembang bahkan naik kelas.

Hal itu diungkapkannya saat ditemui Baliviralnews di salah satu usaha kuliner Dadong Located di Blahkiuh, Abiansemal, Badung beberapa waktu lalu. “Yang penting UMKM tidak latah atau ikut-ikutan dan bisa mengelola peluang khas yang ada, kami pastikan UMKM bisa naik kelas dan sukses,” ujarnya.

Dia mencontohkan, usaha Kuliner Dadong Located yang menyajikan makanan khas Penampahan Galungan dengan daging babi seperti gorengan, kuah balung, serta lawar ditambah tuak. Masyarakat pun rindu menu Penampahan Galungan tersebut pada hari-hari biasa. “Ketika ada usaha kuliner seperti ini, masyarakat pun berbondong-bondong ingin menikmatinya,” tegas Saskara yang dipastikan terpilih kembali sebagai anggota DPRD Badung Dapil Abiansemal pada Pileg 14 Februari 2024 yang lalu.

Selain jenis menu yang khas, ujarnya, lay out atau tata letak juga khas. Selama ini, kalau di restoran atau rumah makan, menampilkan kesan kaku. Kursi atau bangku sudah diatur sedemikian rupa. “Namun di Kuliner Dadong Located, tata letak dibuat sedemian rupa. Ada meja dengan kursi, ada duduk bersila, pokoknya bebas. Justru ini menjadi khas dan diminati oleh masyarakat,” tegasnya.

Satu lagi dukungannya berupa warung rumahan dengan pepohonan besar seperti layaknya suasana kampung. Ini juga khas sehingga menarik minat warga untuk datang menikmati menu di Dadong Located. Karena itu, rata-rata per hari pengunjung yang datang hingga 80, bahkan di akhir pekan bisa mencapai 100 nomor. Satu nomor bisa diisi berlima minimal bertiga.

Baca Juga  Presiden Nantikan Kontribusi KAHMI Dalam Penanganan Pandemi dan Inovasi bagi Kemajuan Indonesia

Ditanya kewajiban pemerintah dalam mendukung UMKM naik kelas, Saskara menyatakan, pemerintah sudah memberi bantuan permodalan lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan suku bunga yang disubsidi pemerintah, ujarnya, pelaku UMKM tak begitu terbebani oleh suku bunga bank.

Selain permodalan, katanya, pemerintah juga perlu menunjukkan apa-apa peluang yang bisa dikembangkan oleh masyarakat sehingga bidang usaha masyarakat tidak sama yang mendorong terjadinya perang tarif. “Pemerintah perlu memberi edukasi terhadap peluang-peluang usaha yang ada di tiap desa atau wilayah,” katanya lagi.

Selain itu, katanya, pelaku UMKM pemula jelas perlu pendampingan dari hulu ke hilir. Misalnya menentukan bahan baku, proses produksi hingga membuka pasar. “Kalau ini bisa dilakukan, kami pastikan pemerintah sukses mencetak wirausaha-wirausaha baru,” tegas Saskara yang juga penerus usaha kuliner Nyonya Warti Buleleng tersebut. (sar)