Beranda Budaya Jaya Negara Hadiri Karya Ngeratep, Pasupati, Melaspas dan Padudusan Alit Ida Ratu...

Jaya Negara Hadiri Karya Ngeratep, Pasupati, Melaspas dan Padudusan Alit Ida Ratu Made Sakti Banjar Adat Ceramcam Kesiman

0
Hosting Indonesia

hmden

NGERATEP – Walikota Jaya Negara menghadiri karya Ngeratep dan Padudusan Alit Ida Rayu Made Sakti Cerancam, Kesiman. 

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Bertepatan dengan Rahina Tumpek Landep (Saniscara Kliwon Landep), Banjar Adat Ceramcam Kesiman melaksanakan upacara Ngeratep, Pasupati, Melaspas dan Padudusan Alit Ida Ratu Made Sakti Banjar Adat Ceramcam Kesiman, Desa Adat Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Pada Sabtu (9/4).

Upacara ini dihadiri Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gst Ngurah Gede, penglingsir Puri Kesiman, AAN Kusuma Warsana, bendesa adat  serta tokoh masyarakat desa setempat.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan, upacara Ngeratep, Pasupati, Melaspas dan Padudusan Alit Ida Ratu Made Sakti Banjar Adat Ceramcam Kesiman ini hendaknya dijadikan masyarakat untuk selalu menjaga keharmonisan antara Parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai implementasi dari ajaran Tri Hita Karana.

Rahina Tumpek landep merupakan hari raya pemujaan kepada Sang Hyang Siwa Pasupati sebagai Dewanya Taksu. Dengan berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran dengan landasan nilai-nilai agama. Pikiran suci, umat mampu memilah maupun memilih mana baik dan mana buruk.

“Pelaksanaan yadnya ini tentu sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Diharapkan upacara yadnya ini dapat memberikan energi Dharma yang dapat memancarkan aura positif bagi jagat Bali serta menetralisir hal-hal negatif melihat berbagai macam situasi yang terjadi dewasa ini demi terciptanya keseimbangan jagat beserta isinya,” ujarnya.

Sementara prawartaka karya sekaligus Kelian Adat Kesiman, I Ketut Puja mengatakan, pelaksanaan upacara Ngeratep, Pasupati, Melaspas dan Padudusan Alit Ida Ratu Made Sakti Banjar Adat Ceramcam Kesiman dalam masa pandemi covid-19 ini dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan. Lebih lanjut dikatakannya, upacara Ngeratep, Pemelaspasan dan Pasupati sesuhunan dipuput oleh Ida Pedanda Putra Beluwangan dari Griya Beluwangan Sanur.

Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan pelaksanaan perbaikan (ngodakin) hanya rambut Ida Sesuhunan. Adapun sesuhunan yang diodak yakni Ida Ratu Made Sakti dan dua tajuk palinggih di merajan banjar.

“Kami berharap walau situasi masa pandemi seperti ini kegiatan keagamaan, adat dan kebudayaan tetap bisa berjalan walaupun harus mengikuti protokol kesehatan dengan ketat. Tentunya di tengah situasi pandemi ini, kehadiran Bapak Walikota menjadi dukungan dan doa restu bagi kami masyarakat yang melaksanakan yadnya dengan tulus ikhlas ini,” ujarnya. (gie/hmden)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaWawali Arya Wibawa Hadiri Karya Pemelaspasan dan Mecaru Rsi Gana di SDN 2 Pedungan
Artikel berikutnyaPeringati Tumpek Landep, Pemkot Denpasar Gelar Upacara Jana Kerthi di Pura Agung Petilan Pangerebongan Kesiman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here