Beranda Badung News Jelang Pilbup Badung, Putu Parwata Tegaskan PDI Perjuangan Tak Lagi Perlu Jor-joran...

Jelang Pilbup Badung, Putu Parwata Tegaskan PDI Perjuangan Tak Lagi Perlu Jor-joran Ungkap Program

bvn/sar

YOGA TERTAWA – Putu Parwata saat menerima audiensi Pengurus Yoga Tertawa di kediamannya Kwanji Dalung, Kuta Utara, Kamis (4/7/2024).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Sekretaris DPC PDI Perjuangan yang juga Ketua DPRD Badung Putu Parwata menyatakan, PDI Perjuangan tak lagi perlu jor-joran mengungkap program dalam menyambut pemilihan bupati atau pilbup Badung pada November 2024 mendatang. Hal ini karena PDI Perjuangan sudah bekerja dan program-programnya sudah jelas untuk kepentingan masyarakat.

Hal itu diungkapkannya saat menerima audiensi Pengurus Yoga Tertawa Kadek Siwa Ambara bersama pengurus lainnya di kediamannya Kwanji Dalung, Kuta Utara, Kamis 4 Juli 2024.

Menurut Putu Parwata, PDI Perjuangan merupakan partai pemenang di Kabupaten Badung dan PDI Perjuangan sudah membuktikan diri secara organisasi mampu mengelola pemerintahan dan memberi bukti selama 10 tahun. PDI Perjuangan merupakan partai yang memiliki roh kerakyatan yang sepenuhnya akan berjuang untuk kepentingan rakyat. Dari program dasar, wajib dan pilihan, pihaknya di pemerintahan sebagai kader PDI Perjuangan betul-betul totalitas.

Terkait dengan suksesi pilkada, Putu Parwata merasa masyarakat sudah melihat record atau catatan bahwa saat PDI Perjuangan memerintah di Kabupaten Badung, kader-kader dan fraksi-fraksinya sudah bekerja. “Ideologi PDI Perjuangan ini adalah partai wong cilik yang bekerja untuk masyarakat. Ini penuh sudah dilakukan. Nah saya kira masyarakat akan melihat. Jadi kita tidak usah jor-joran lagi, ya artinya mengumbar program yang tidak wajar,” tegasnya.

Bahwa program yang dibutuhkan sesuai perencanaan dan PPNSB yang disepakati semua sudah berjalan. Tinggal kita akan sampaikan kepada masyarakat. Selanjutnya partai menunjuk ini lo yang menjadi bupati dan ini yang menjadi wakil bupati. Setelah ditunjuk oleh partai, barulah diserahkan kepada masyarakat. “Kemudian kita tak usah loncat-loncat, sudah bekerja 10 tahun. Masyarakat Badung ingin melihat bukti,” tegasnya lagi

Baca Juga  Berakhir, Stimulus Covid-19 Terkait Penilaian Kualitas Aset Pembiayaan Sektor PVML

Rakyat dan masyarakat pasti mengerti karena input, output, dan outcome menjadi ukuran. Bukan omongan jadi ukuran. Walau begitu, dia mengaku dalam masa pemerintahan PDI Perjuangan memang masih ada kekurangan. Walaupun ada kekurangan sedikit memang hal yang wajar tetapi perlu ada perbaikan.

Ditanya siapa yang bakal diusung, Putu Parwata meminta masyarakat untuk bersabar. “Pasti yang terbaik, sabar,” ungkapnya. (sar)

Hosting Indonesia