Beranda Denpasar News Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 532 Orang

Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 532 Orang

Hosting Indonesia

ist

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

 

DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –

Kasus sembuh covid-19 di Kota Denpasar kembali melampaui penambahan kasus positif. Hal ini secara otomatis meningkatkan persentase kesembuhan pasien. Berdasarkan data resmi harian penanganan covid-19 Kota Denpasar pada Rabu (23/2), kasus meninggal dunia bertambah 4 orang dengan status belum vaksinasi dan kasus sembuh bertambah 532 orang. Sementara itu, kasus positif covid-19 bertambah 225 orang.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 49.881 kasus. Angka kesembuhan pasien covid-19 di Kota Denpasar mencapai 45.014 orang (90,24 persen), meninggal dunia 1.047 orang (2,10 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 3.820 orang (7,66 persen).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid-19 di Kota Denpasar masih tinggi. Karenanya, diimbau kepada masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 3 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi covid-19 dengan varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun, ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster. (wes/hmden)

Hosting Indonesia
Artikel sebelumyaNyepi 2022, Penggunaan Listrik Diprediksi Turun hingga 40 Persen
Artikel berikutnyaWalikota Jaya Negara Hadiri Upacara Ngeratep dan Pasupati Sesuhunan Pura Desa dan Puseh Desa Pakraman Oongan