bvn/gung
KASUS PENCURIAN – Polisi tengah menyelidiki kasus pencurian yang menimpa seorang WNA India di hotel tempatnya menginap. Korban diduga menderita kerugian hingga Rp 23 juta lebih.
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Polisi masih lakukan penyelidikan terhadadap tindak pidana pencurian dengan korban seorang warga negara asing (WNA) India oleh Unit 1 Jatanras Satreskrim Polresta Denpasar, Senin 29 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 wita di Hotel Golden Tulip, Jalan Sunset Road, Kuta, Badung. Adapun korban dalam kasus ini seorang perempuan berinisial SOM (45) asal India.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, korban menerangkan telah kehilangan ang uang tunai 100 USD, 9.000.000 VND, 60.000 INR dan Rp 6.000.000. Dengan total kerugian mencapai Rp 23.310.000.
Ia menyampaikan, korban SOM juga menjelaskan, Senin 29 Juni 2026 sekitar pukul 17.40 wita korban ingin mencari makan sama anaknya berangkat dari hotel. Di jalan belakang hotel saat akan mencari taksi, ada 1 orang laki-laki bersama istri beserta dengan 2 orang anaknya mengajak korban ngobrol tentang negara korban. Orang tersebut sempat meminta korban untuk mencium sesuatu zat yang dikatakan memiliki aroma yang enak. Korban pun mencium zat tersebut bersama anaknya, kemudian korban dan anaknya merasa seperti pusing serta tidak enak badan.
Laki-laki tersebut memasukkan korban ke dalam mobilnya, sementara anak korban diminta untuk menunjukkan hotel tempat korban menginap untuk keperluan mengambil uang. Sekitar pukul 18.00 wita mereka kembali ke korban, dan karena korban merasa tidak enak badan. Korban memutuskan tidak jadi makan bersama anaknya dan kembali ke hotel.
Sampainya di kamar hotel, korban tidak menemukan uangnya yang disimpan di laci kamar hotel. Dengan kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polresta Denpasar.
“Diduga terlapor mengambil dengan mudah uang korban yang ditaruh di laci kamar,” ucapnya, dalam keterangan tertulisnya beberapa hari lalu di Denpasar.
Dirinya menyampaikan, Kepolisian telah melakukan tindakan yaitu mendatangi dan olah TKP, cek CCTV seputaran TKP, melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi di sekitar TKP. “Saat ini Unit Jatanras Polresta Denpasar tengah melakukan penyelidikan intensif terkait laporan korban,” tutup Gede Adi. (bvn4)










































