ist
KERJA SAMA – Unud menggelar IPM dengan konjen dan honorary consul untuk memperkuat kerja sama, Senin (1/11).
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Universitas Udayana (Unud) menggelar Internasional Partnership Meeting dengan Konjen dan Honorary Consul yang ada di Bali pada Senin (1/10) di Ruang Bougenville, Westin Resort, Nusa Dua. Acara pertemuan dihadiri oleh Konsul Jenderal Australia, China, Jepang, India, Korea, Wakil Konsul Timor Leste serta perwakilan Honorary Consul Estonia, Rusia, UK.
Rektor Unud Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara, M.Eng.,IPU menyampaikan, melalui Kantor Urusan Internasional (KUI), Unud menyelenggarakan meeting partnership dengan konjen dan honorary consul yang ada di Bali. Tujuannya untuk menjalin kerja sama atau memperkuat kerja sama yang sudah terjalin dengan konjen dari berbagai negara. Konjen adalah sebagai pintu masuk untuk bekerja sama dengan universitas-universitas yang ada di negaranya masing-masing.
Unud mempunyai mahasiswa asing terbesar di Indonesia, namun dengan adanya pandemi menurunkan jumlah mahasiswa asing yang menempuh pendidikan di Unud. Dengan kondisi yang semakin baik, ini dapat dijadikan momen untuk menjalin kembali kerja sama dengan universitas di luar negeri baik untuk pertukaran mahasiswa maupun dosen serta berbagai program yang lainnya.
Untuk jangka pendek, KUI juga sudah menggagas program Udayana University Internasional Festival yang akan dilaksanakan pada 27-28 November 2021. Ada berbagai kegiatan yang berkaitan dengan informasi akademik yang akan dilakukan pada hari itu. Mulai dari kuliner, pameran akademik, pementasan budaya, dan kegiatan lainnya. Para konjen dan honorary consul dikatakan sangat mendukung acara tersebut dan berharap event tersebut bisa menjadi agenda tahunan.
Dalam jangka panjang, Rektor berharap kerja sama antara Unud dan universitas yang ada di luar negeri, bisa menjadi sister university. Misalnya saja kerja sama dalam program kursus bahasa yang dapat dilakukan di Unud. Jika program ini berjalan baik, maka akan bisa dibuka Prodi seperti Korean Studies, Mandarin Studies, Indian Studies, atau yang lainnya.
Kepala KUI Unud Dr. Eng. Ni Nyoman Pujianiki, S.T.,M.T.,M.Eng. menambahkan, dalam Udayana Internasional Festival tanggal 27 November, akan dilakukan pembukaan pameran pendidikan serta presentasi budaya, kemudian pada malam harinya dilaksanakan culture night. Pada hari Minggu, 28 November dilaksanakan pameran pendidikan, makanan berkaitan dengan kebudayaan. Diakuinya telah ada 9 negara yang mendukung kegiatan tersebut dan diharapkan terus bertambah.
Peserta yang diharapkan hadir dari mahasiswa asing yang menempuh pendidikan di Unud, serta mahasiswa Indonesia untuk melihat-lihat pameran, dan menambah wawasan tentang perguruan tinggi di luar negeri.
Salah satu konjen yakni Konjen Korea Selatan di Bali Moon Young Ju yang berkesempatan diwawancarai oleh media mengatakan, Konjen Korsel baru buka pada Maret lalu sehingga belum menjalin kerja sama dengan Unud. Namun pihaknya berkomitmen menjembatani antara Unud dan Pemerintah Korea Selatan terkait kerja sama dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Yang bisa dilakukan dalam waktu dekat adalah memberikan program kursus bahasa Korea dengan tujuan akhir dapat membuka Prodi Korean Studies di Unud. (sar/bvn)









































