Beranda Badung News Pimpin Rapat Banggar, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Apresiasi Silpa Rp 1,095...

Pimpin Rapat Banggar, Ketua DPRD Badung Putu Parwata Apresiasi Silpa Rp 1,095 Triliun

Hosting Indonesia

bvn/sar

RAPAT BANGGAR – Ketua DPRD Badung Putu Parwata memimpin rapat banggar untuk membahas LKPJ Bupati Badung tahun 2023, Selasa (16/4/2024).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

Ketua DPRD Badung Dr. Drs. Putu Parwata MK, MM didampingi Wakil Ketua II Made Sunarta, Selasa (16/4/2024) memimpin rapat Badan Anggaran (Banggar) untuk membahas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2023. Hadir pada kesempatan itu, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Wayan Adi Arnawa serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain Ketua TAPD dan OPD di lingkup Pemkab Badung, rapat tersebut juga dihadiri sejumlah anggota Banggar DPRD Badung. Di antaranya, Wayan Regep, Made Suryananda Pramana, Nyoman Satria, Made Suwardana, Wayan Sandra, Wayan Sugita Putra, Made Ponda Wirawan, Made Yudana, Made Reta, dan Nyoman Graha Wicaksana.

Ditanya usai memimpin rapat, Putu Parwata menyatakan, ada kewajiban pemerintah untuk mengajukan LKPJ 2023 kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah anggaran berakhir. “Karena itu, kami DPRD melakukan pembahasan apakah ada hal-hal yang memang perlu diberikan catatan-catatan terhadap pemerintah selama satu tahun anggaran sesuai dengan kesepakatan kita di APBD. Dengan demikian, kami melakukan kewajiban untuk melakukan pemeriksaan terhadap LKPJ pemerintah,” tegasnya.

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan dan hasil rapat kerja dengan komisi-komisi, terakhir pada Badan Anggaran, ungkap Parwata, pihaknya sudah mencocokkan apakah APBD yang ditetapkan sudah sesuai dengan pelaksanaan tahun 2023 dan apakah sesuai dengan pemeriksaan BPK. “Tampaknya pemeriksaan un-audited yang dilakukan BPK sama dan sudah bagus,” tegasnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut memastikan tidak ada penyimpangan. Semua program berjalan dengan baik, bahkan luar biasa ada sisa anggaran lebih atau silpa tahun 2023 yang mencapai Rp 1,095 triliun. Silpa ini tentu saja akan masuk di APBD 2024. “Ini sangat memberikan nilai positif kepada pemerintah bahwa pemerintah bersama jajaran betul-betul melakukan suatu analisis target-target yang akan dicapai,” tegasnya.

Baca Juga  Terapkan Prokes Ketat, Desa Sidakarya Ikuti Lomba Desa Tangguh dan Aman Covid-19

Dengan begitu, ungkapnya, target-target itu bisa melebihi dan ini kembali lagi untuk kepentingan masyarakat. Jadi pemerintah ini betul-betul melakukan semua programnya berdasarkan kajian-kajian dan ini bisa memenuhi kepentingan masyarakat termasuk infrastruktur, kebutuhan kesehatan, pendidikan, UMKM, dan dorongan-dorongan kepada pariwisata.

Politisi asal Dalung Kuta Utara tersebut menegaskan, Badung mendapatkan pendapatan asli daerah dominan dari sektor pariwisata. Karena itu, pihaknya bersama-sama dengan pemerintah termasuk dengan Ketua TAPD sudah meminta supaya pariwisata ini genjotannya tambah kencang lagi, baik promosi dalam daerah, promosi luar negeri, kemudian peningkatan melalui sistem digitalisasi dan komunikasi-komunikasi secara luas melalui sektor-sektor yang lainnya juga ditingkatkan. Dengan begitu, pariwisata ini akan meningkat terus.

Dia pun mendorong pemerintah agar betul-betul memberi perhatian kepada sektor-sektor yang memang memberikan kontribusi yang positif yang membuat APBD bisa meningkat sehingga prgram-program tak ada yang terpotong. “Jadi kita bersyukur bahwa program APBD 2023 berjalan dengan baik dan tak ada yang dipotong, bahkan di-support terus,” tegasnya.

Kelanjutannya nanti, katanya, pihaknya akan memberikan catatan-catatan supaya 2024 juga begitu. Jadi ini program-program prioritas menjadi target pemerintah untuk dilaksanakan.

Ditanya terkait silpa yang mencapai Rp 1,095 triliun apakah murni karena keberhasilan atau ada kelemahan dari sisi perencanaan, Putu Parwata menyatakan, data-data yang ada itu merupakan keberhasilan dari pemerintah bisa menaikkan dan mengefisienkan dari program-program anggaran. Ada yang bersumber dari efisiensi dan ada yang bersumber dari peningkatan pendapatan daerah.

“Ini apresiasi kami, semua dilakukan by data. Hasilnya itu berdasarkan un-audited oleh BPK. Kami gak bisa hanya kira-kira, benar-benar apresiasi bahwa pemerintahan Bupati Giri Prasta bersama seluruh OPD bekerja serius. Jadi nanti ke depannya kami dorong terus agar Kabupaten badung ini tambah maju,” tegasnya. (sar)

Hosting Indonesia