Beranda Badung News Rekrut Relawan, Tim Pemenangan “WS Bupati Badung” Matangkan Strategi

Rekrut Relawan, Tim Pemenangan “WS Bupati Badung” Matangkan Strategi

Hosting Indonesia

bvn/sar

MATANGKAN STRATEGI – Tim Pemenangan “WS Bupati Badung” yang dikomando AA Bagus Tri Candra Arka memperlihatkan surat dukungan yang akan dibawa ke DPD Golkar Bali dalam rapat pematangan , Senin (25/3/2024).

 

MANGUPURA (BALIVIRALNEWS) –

DPD Partai Golkar Kabupaten Badung, Senin (25/3/2024) menggelar rapat pematangan tim pemenangan “Wayan Suyasa (WS) Bupati Badung” baik Tim Pemenangan Kabupaten maupun Tim Pemenangan Kecamatan. Acara tersebut dipimpin Ketua Tim Pemenangan Kabupaten AA Bagus Tri Candra Arka (Gung Cok) didampingi Sekretaris Nyoman Karyana dan Bendahara Gusti Ngurah Saskara.

Acara ini dihadiri Ketua DPD Golkar Badung Wayan Suyasa, SH, anggota Fraksi Golkar DPRD Badung Ketut Suweni, serta anggota terpilih DPRD Badung 2024-2029 seperti Wayan Sukses, Made Tommy Martana Putra, Wayan Joni Pergawa, Nyoman Artawa, dan Made Suparta. Rapat pematangan tim pemenangan juga melibatkan pengurus kecamatan (PK) serta pengurus desa (PD).

Ditanya usai rapat, Ketua Tim Pemenangan AA Bagus Tri Candra Arka mengungkapkan, pertemuan hari ini yang dilaksanakan di ruang Wakil Ketua I DPRD Badung ini mengumpulkan tim koordinator masing-masing kecamatan untuk menindaklanjuti hasil rapat pertemuan sebelumnya. “Hasil rapat sebelumnya di DPD Golkar Kabupaten Badung menunjuk saya sebagai Ketua Tim Pemenangan Kabupaten, Sekretaris Nyoman Karyana, dan Bendahara GN Saskara,” ujar anggota DPRD Bali terpilih untuk masa bakti 2024-2029.

Berkaitan hal tersebut, pihaknya bersama-sama menyusun anggota tim dari tingkat pleno yang akan dijadikan satu acuan dalam menyusun bidang-bidang yang dianggap sangat penting dalam pergerakan Wayan Suyasa jadi Bupati Badung. “Hari ini sudah banyak masukan dari teman-teman. Kita sudah membentuk grup WA yang berisi kepengurusan tim pemenangan ditambah koordinator kecamatan yang membidangi yang saat ini kita fokus pada kelengkapan struktur pemenangan Wayan Suyasa dan sudah selesai,” tegas Tri Candra Arka yang populer disapa Gung Cok tersebut.

Baca Juga  DPRD Badung Terima Audiensi Tim Kemenkeu, Pembebasan Tanah JLS Disarankan lewat "Market Sounding"

Berikutnya, ujar Gung COk, tadi sudah diserahkan salah satu berkas yang menjadi suatu bentuk pergerakan dan akan disampaikan ke DPD Golkar Bali terkait dengan dukungan pimpinan kecamatan dan desa dalam mendukung Wayan Suyasa SH sebagai Bupati  Badung. “Tinggal teknis kami koordinasi dengan teman-teman nanti, termasuk mencari hari baik untuk menyerahkan berkas tersebut. Ini merupakan bagian dari prinsip dan perjuangan dan dukungan yang riil dari pimpinan kecamatan dan desa,” tegasnya lagi.

Ditanya beberapa program strategis yang akan dilakukan untuk kemenangan Suyasa Bupati Badung, Gung Cok menyatakan, strategi untuk kemenangan WS akan dilaksanakan setelah tahapan di DPD Golkar Bali. “Kami minta koordinator kecamatan untuk membentuk relawan-relawan yang dalam jangka pendek mampu mem-branding, Wayan Suyasa yang juga Ketua DPD Golkar Badung bisa diterima menjadi Bupati Badung. Branding itu yang kita siapkan dan sudah layak adanya satu perubahan dalam pemerintahan Kabupaten Badung kita harus perjuangkan,” ujarnya.

Dia menilai, sudah saatnya Golkar kembali menjadi pimpinan di Badung. Itu harapannya dan dalam perjuangan ini pihaknya mengimbau dan mohon doa dan dukungan tak hanya sebatas dari partai tetapi juga masyarakat Badung. Astungkara kader-kader yang kami lahirkan khususnya Pak WS  bisa memperjuangkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Badung.

Wartawan pun bertanya lebih jauh terkait desakan agar koalisi di Pusat yakni Koalisi Indonesia maju yang beranggota Partai Golkar, Gerinddra, Demokrat, PAN dan partai lainnya segera diturunkan ke daerah. Apakah artinya WS akan dipasangkan dengan kader dari salah satu partai di Koalisi Indonesia Maju? Gung Cok menyatakan, koalisi dalam pilpres merupakan cerminan dan astungkara itu yang kami harapkan. “Kami juga sudah komunikasi dengan DPD Golkar Bali. Koalisi yang terbentuk saat pilpres agar diturunkan ke tingkat kabupaten dalam pemilihan kepala daerah. Astungkara itu bisa terjadi, berkat doa, hasil pilpres mencerminkan kemenangan koalisi yang kita bentuk,” ujarnya.

Baca Juga  Diskerpus Kabupaten Badung Gelar Sosialisasi Pedoman Akreditasi Perpustakaan

Saat dikatakan aspirasi saat ini banyak berkembang untuk koalisi Merah Kuning (PDI Perjuangan dan Golkar), Gung Cok menyatakan, hal itu merupakan perkembangan politik. “Namun yang jelas, saat ini, kami tim pemenangan tetap memperjuangkan Pak WS sebagai Bupati Badung,” tegasnya. (sar)

Hosting Indonesia