bvn/hmpln
DONOR DARAH – Calon pendonor darah antri melakukan registrasi dan pemeriksaan awal oleh tim PMI.
DENPASAR (BALIVIRALNEWS) –
Ketersediaan darah di Bali masih menghadapi tantangan fluktuasi setiap harinya. Untuk membantu menjaga pasokan dan memenuhi kebutuhan pasien, kegiatan donor darah yang dilakukan secara rutin oleh berbagai institusi, termasuk PLN, menjadi salah satu penopang penting.
Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Bali, I Wayan Eka Susana menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara PLN dan PMI dalam membantu masyarakat.
“Kegiatan donor darah ini berhasil mengumpulkan 50 kantong darah dari keluarga besar PLN UID Bali yang bekerja sama dengan PMI. Kami berharap kontribusi ini dapat membantu meringankan masyarakat yang membutuhkan darah, sekaligus mendorong semakin banyak pihak untuk ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan seperti ini,” ujarnya.
Perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI) Denpasar, dr. Bella menyampaikan, kebutuhan darah terus ada setiap hari dan tidak hanya berasal dari rumah sakit di Denpasar, tetapi juga dari seluruh Bali.
“Stok darah bersifat fluktuatif, tidak ada angka pasti. Namun setiap hari kami menerima permintaan darah dari berbagai rumah sakit di seluruh Bali. Kegiatan donor darah yang dilakukan secara berkala oleh institusi sangat membantu memenuhi pasokan kantong darah di PMI Provinsi Bali,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan donor darah tidak hanya berdampak pada pemenuhan stok, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah. Selain itu, masyarakat juga mendapat manfaat pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan donor.
“PLN termasuk salah satu rekanan institusi yang secara rutin melaksanakan donor darah. Ini sangat membantu kami dalam menjaga keberlangsungan donor darah sukarela,” tambahnya.
Menutup kegiatan, salah satu pendonor, Komang Sri Novirayanthi, mengaku terdorong untuk berkontribusi langsung membantu sesama. “Saya ingin berkontribusi langsung membantu sesama. Setetes darah yang kita donorkan bisa sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini cara sederhana tapi berdampak besar,” ungkapnya.
Ia juga merasakan manfaat secara pribadi setelah mengikuti kegiatan donor darah. “Rasanya lega dan senang, ada kepuasan tersendiri karena bisa berbagi. Selain itu juga jadi lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan,” tambahnya.
Komang juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melakukan donor darah karena prosesnya aman dan diawasi tenaga medis. “Dari hal kecil seperti ini, kita bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” katanya. (sar/hmpln)








































